• News

Ingin Tahu Perilaku Masyarakat Saat Covid-19? Simak Survei Ini

Budi Wiryawan | Kamis, 09/04/2020 16:47 WIB

 Ingin Tahu Perilaku Masyarakat  Saat Covid-19? Simak Survei Ini Ilustrasi

Katakini.com - Selama masa pandemi virus corona (covid-19), muncul beragam perilaku di tengah masyarakat. Sebagian masyarakat bersikap sebagai orang awam, namun tak sedikit yang bersikap layaknya pakar.

Konsultan Brand ETNOMARK melakukan riset khusus guna memotret perilaku masyarakat selama masa pandemi.

Brand Consultant dan Ethnographer Director ETNOMARK Consulting, Amalia E. Maulana mengatakan, ada delapan dimensi perilaku yang diteliti. Sementara itu, survei secara daring selama satu pekan pada awal April ini melibatkan 609 responden.

"Mereka adalah online user yang aktif, pengguna WhatsApp," ujar Amalia dalam keterangan resminya, Kamis (9/4/2020).

Ke-delapan perilaku yang diteliti, lanjut dia, adalah pengetahuan tentang Covid-19, Work from Home (WFH), donasi, berbagi pengetahuan, dampak bisnis/personal, berbelanja, karakter psikologis dan keseharian.

Hasil survei menyebutkan, 47 responden menyatakan sebagai orang awam terhadap pengetahuan tentang Covid-19, Hasil ini hanya unggul tipis dari mereka yang menyatakan sebagai mendadak pakar, yaitu sekitar 45 persen. Sementara untuk perilaku WFH, sebesar 71 persen responden menyatakan bekerja sebatas yang digariskan perusahaan.

Untuk perilaku donasi, sebesar 83 persen responden memilih sebagai kelompok ‘malaikat’. Kelompok ini sebanding dengan perilaku dampak bisnis/personal. Sebab, 88 persen responden memilih sebagai kelompok yang ikhlas berkorban dalam kondisi sulit ini. Untuk perilaku berbelanja, 78 persen responden menyatakan dirinya sebagai wakil keluarga dalam berbelanja.

"Hal menarik dari penelitian ini ditemukan pada perilaku karakter psikologis. Sebanyak 64 persen responden menyatakan sebagai orang yang optimis di tengah kondisi pandemi Covid-19. Sementara pada perilaku keseharian, 40 persen responden mengatakan mempunyai energi lebih untuk mengerjakan hobi, ibadah, olahraga atau sekedar bermedia sosial," papar Amalia.

Secara menyeluruh, survei ini mendapati bahwa 70 persen dari keseluruhan responden berperilaku sosialisme dan berorientasi pada sesama. Sedangkan 27 persen responden berperilaku positif tetapi masih berorientasi pada diri sendiri dan tiga persen cenderung egosentris.