Sandiaga Uno
Katakini.com - Pandemi corona (covid-19) menghantam semua lini bisnis, termasuk sektor UMKM. Pengusaha nasional Sandiaga Uno menyampaikan lima tips cara UMKM bertahan di bawah tekanan covid-19.
Kelima tips itu disampaikan dalam talk show online `Cara UMKM Bertahan di Tengah Pandemik Covid-19`, Jumat (3/4/2020).
Tips pertama, adalah Cash is a King. Artinya, semua UMKM harus memegang dana tunai dan mengamankan dana tunai.
"Tunda apa pun yang bisa ditunda. Terbuka pada suplayer, perbankan dan karyawan. Ini saatnya kita fokuskan pada karyawan menengah ke bawah. Selain itu, semua UMKM harus bisa menurunkan biaya operasi," katanya.
Tips kedua, kata dia, temukan peluang baru. Akan ada peluang pada bisnis di bidang kesehatan. Misalnya, membuat alat pelindung diri atau busana yang bisa melindungi.
Kondisi ini pun, memberikan peluang untuk teknologi yang menghasilkan new normal. Serta, memberikan peluang pada wisata kuliner yang fokus di perumahan dan ada peluang di industri kesehatan maupun olah raga di rumah.
"Jangan lupa, kembangkan jejaring atau network of network yang butuh reseller. Cari juga produk yang dibutuhkan masyarakat. Misalnya memproduksi vitamin C secepat mungkin karena saat ini kosong," katanya.
Ketiga, kata dia, mengembangkan kemampuan untuk bertahan kalau bisa bertahan di ekosistem. Sebaiknya, terus membangun jejaring. Jadi, jangan hanya berkumpul di lingkungan sendiri saja, namun, harus memanfaatkan fasilitas dan kemudahan UMKM.
"Silaturahim berikan banyak mukjizat. Ekonomi berbasis silaturahim akan membuat tahan melewati krisis," katanya.
Tips keempat, kata dia, WFH (work from home) akan menghasilkan waktu berlebih. Jadi, sebaiknya tingkatkan keterampilan kita. Saat ini, adalah waktu baik untuk invest pada keluarga, kita sendiri dan pelatihan online.
"Yang WFH, bisa meningkatkan skill. Kualitas diri dengan ikut pelatihan-pelatihan. Kan banyak pelatihan online," katanya.
Tips terakhir, kata dia, kita mungkin khawatir tapi harus tetap tenang. Jadi, yakin diri agar tetap tenang. Sebaiknya jangan terlalu berpikir jauh tapi pikirkan day by day dan Week by week.
"Pertahankan karyawan yang menjadi kunci. Bersama kita bisa lalui badai ini," katanya.