Ilustrasi
Jakarta, Katakini.com - `Infeksi` virus corona kepada nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus berlanjut. Pada pembukaan Senin (23/3/2020) pagi, angka keduanya melorot dari sebelumnya.
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antar bank di Jakarta pada Senin pagi bergerak melemah 415 poin atau 2,6 persen menjadi Rp16.375 per dolar AS dari sebelumnya Rp15.960 per dolar AS.
Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Senin dibuka melemah 121,53 poin atau 2,9 persen ke posisi 4.073,41.
Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 bergerak turun 27,18 poin atau 4,35 persen menjadi 597,58.
Upaya penguatan nilai tukar rupiah dan IHSG terus dilakukan oleh Bank Indonesia (BI) dan pemerintah. BI menyatakan telah menginjeksi Rp300 triliun guna mendongkrak nilai tukar rupiah. Sedangkan pemerintah melalui Kementerian BUMN menyatakan, sejumlah BUMN telah melakukan pembelian kembali (buyback) saham untuk memperkuat IHSG.