• News

Jangan Salah Paham, Kartu Prakerja Bukan Jaminan Dapat Pekerjaan

Eko Budhiarto | Jum'at, 20/03/2020 13:59 WIB

Jangan Salah Paham, Kartu Prakerja Bukan Jaminan Dapat Pekerjaan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, yang juga Wakil Ketua Komite Cipta Kerja, Moeldoko

Jakarta, Katakini.com - Program Kartu Prakerja hanya fokus memberikan pelatihan keterampilan. Pemilik kartu tersebut tidak dijamin mendapat pekerjaan setelah mengikuti pelatihan.

"Ini bukan sebagai jaminan setelah itu (pelatihan), pasti dapat kerja, karena tugas pemerintah adalah mendorong kebekerjaan dan kewirausahaan, bukan menjamin. Kartu Prakerja juga bukan menggaji pengangguran, ini tafsiran yang salah dan perlu saya luruskan,"Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko selaku Wakil Ketua Komite Cipta Kerja, di Jakarta, Jumat (20/3/2020).

Ia menjelaskan program ini sejatinya hanya bertujuan memberi keterampilan bagi tiga kalangan. Pertama, mereka yang baru lulus sekolah dan ingin bekerja, namun merasa perlu menambah keterampilan.

Kedua, mereka yang baru saja menerima Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dari perusahaan, sehingga menganggur dan perlu menambah keterampilan. Ketiga, pekerja yang ingin alih profesi ke bidang dengan keterampilan tertentu.

Di sisi lain, ia mengatakan pemerintah tidak hanya berupaya memberikan dan menambah keterampilan calon pekerja dengan Kartu Prakerja. Sebab, pemerintah turut memiliki beberapa program lain yang sejalan dengan fokus pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) pada tahun ini.

Misalnya, masyarakat juga bisa menggunakan program Kartu Indonesia Pintar (KIP) dari jenjang pendidikan SD hingga perguruan tinggi hingga beasiswa lain. Lalu, pemerintah turut memberi tunjangan dengan program revitalisasi SMK hingga potongan pajak bertajuk super deductible tax bagi pengusaha yang ambil bagian dalam pembangunan kualitas SDM Indonesia.