• News

Positif Covid-19, Wali Kota Bogor Diisolasi

Budi Wiryawan | Jum'at, 20/03/2020 07:47 WIB

 Positif Covid-19, Wali  Kota Bogor Diisolasi Wali Kota Bogor, Bima Arya

Bogor, Katakini.com - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menjalani isolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor setelah dinyatakan positif virus corona (COVID-19). Proses isolasi dilakukan selama 14 hari sejak Kamis (19/3/2020) malam.

Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno, yang juga juru bicara Pemerintah Kota Bogor untuk Siaga Corona, melalui pernyataan tertulisnya, di Kota Bogor, mengatakan, Bima Arya Sugiarto dirawat dan diisolasi di RSUD Kota Bogor setelah menerima hasil tes swap, pada Kamis (19/3/2020) sore. Hasil tes menyatakan, politisi PAN tersebut positif COVID-19.

Sebelumnya, Bima Arya bersama rombongan dari Pemerintah Kota Bogor usai  kunjungan kerja selama sepekan ke negara Turki dan Azerbaijan, memeriksakan kesehatan di Rumah Sakit Bogor Senior, Kota Bogor, pada Salasa (17/3).

Dari hasil tes kesehatan tersebut, yang diterima Dinas Kesehatan Kota Bogor, pada Kamis sore, menunjukkan Bima Arya dan seorang anggota rombongan positif COVID-19, sedangkan tiga anggota rombongan lainnya negatif.

Menurut Retno, panggilan Sri Nowo Retno, Bima Arya dan rombongan sudah menjalani semua protokol yang ditetapkan pemerintah pusat, setelah kembali dari kunjungan kerja ke Turki dan Azerbaijan, yang tiba kembali di Kota Bogor pada Senin (16/3).

Pada pelaksanaan protokol tersebut, termasuk mendapat pengawasan ketat sebagai orang dalam pemantauan (ODP) dan menjalani tes kesehatan untuk memantau kemungkinan terpapar COVID-19.

Walikota juga sudah melaporkan kepada Gubernur Jawa Barat, Menteri Sekretaris Negara, dan Menteri Dalam Negeri melalui saluran telepon, terkait dengan kondisinya saat ini.

Wali Kota Bogor juga mengimbau kepada seluruh warga Kota Bogor dan publik secara luas untuk terus waspada, betul-betul menjaga kesehatan dan selalu berhati-hati, selalu tawakal dan munajat kepada Yang Maha Kuasa.

Pelaksanaan pemerintahan Kota Bogor, menurut Retno, akan berjalan seperti biasanya, di bawah koordinasi Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim.