Jaringan internet
Jakarta, Katakini.com - Pemberlakuan imbauan work from home (WFH) mengimbas kepada kenaikan trafik data internet 5-10%. Di sisi lain, guna mendukung kebijakan social distancing guna menangkal penyebaran virus corona (Covid-19), operator seluler diminta meningkatkan layanan.
Salah satu cara peningkatan layanan adalah menggratiskan akses terhadap situs resmi penanganan pandemi COVID-19 dan call center 117 dan 119. Selain dari itu, dalam rangka memastikan kualitas layanan telekomunikasi yang baik, tim Ditjen PPI akan terus melakukan pengukuran kualitas layanan (Quality of Service/QoS) di wilayah-wilayah pemukiman.
"Tim akan secara berkelanjutan berkoordinasi dengan Operator Telekomunikasi. Apabila ditemukan adanya layanan telekomunikasi yang kurang baik di area tertentu akan segera diupayakan tindakan optimasi," kata Ferdinandus Setu, Plt. Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo, dalam siaran pers, Kamis (19/3/2020).
Berdasarkan laporan dari operator seluler, sampai dengan saat ini terdapat lonjakan trafik di area pemukiman rata-rata sebesar 5-10% dari kondisi normal.
Apabila terus terjadi lonjakan trafik, Operator Seluler akan melakukan penambahan kapasitas pada masing-masing Base Transceiver Station (BTS) dan jika diperlukan operator seluler akan mengerahkan Mobile BTS untuk melayani daerah-daerah yang over loaded.
"Kementerian Kominfo telah berkoordinasi dengan operator telekomunikasi bahwa akses data situs resmi Pemerintah R.I. tentang Covid-19 https://www.covid19.go.id/ digratiskan dimulai per tanggal 23 Maret 2020, pelanggan tidak dikenakan kuota ketika mengakses situs tersebut," pungkas Ferdinandus.
Selain itu, Kemenkominfo juga akan memfasilitasi informasi terkait penyebaran virus corona melalui akun Chatbot dan pesan blast pada platform WhatsApp yang diujicobakan pada Jumat, 20 Maret 2020.