JAKARTA - Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-55 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri), Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR RI menggelar Pekan Olahraga (POR) untuk mempererat kebersamaan, meningkatkan kekompakan, serta memperkuat silaturahmi antar aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Setjen DPR RI.
Plt. Sekjen DPR RI, Suprihartini mengungkapkan bahwa POR Korpri tidak hanya bertujuan sebagai ajang kompetisi, namun memiliki manfaat bagi kesehatan fisik maupun mental ASN. Serta menjadi sarana membangun sinergi dan kebersamaan antar pegawai dalam menjalankan tugas serta memberikan dukungan terhadap pelaksanaan tugas-tugas Dewan.
“Hal tersebut sejalan dengan tema Korpri tahun ini, yakni `Bersinergi, Kompak, dan Berdampak`," ujar Suprihartini dalam pembukaan POR Korpri Setjen DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (2/11/2026).
Menurutnya, ketiga nilai tersebut memiliki makna penting bagi ASN dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Sinergi dan kekompakan antar unit kerja diharapkan dapat membangun budaya kerja serta meningkatkan etos kerja di lingkungan Setjen DPR RI. Sehingga mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan kinerja Dewan.
Dengan kata lain, melalui POR Korpri ini, diharapkan terbangun ASN yang sehat, solid, dan mampu bekerja secara sinergis sehingga dapat memberikan dukungan optimal terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi DPR RI.
Sementara itu Ketua KORPRI Setjen DPR, Achmad Sani Alhusain menjelaskan dalam POR Korpri 2026 ini akan digelar 10 cabang olahraga dengan memperebutkan 15 medali. Selain itu juga ada satu olahraga tradisional yang kembali diperlombakan dalam rangkaian POR Korpri Sekretariat Jenderal DPR RI kali ini. Hal itu semata untuk mendorong kebersamaan, kolaborasi, serta meningkatkan partisipasi seluruh pegawai di lingkungan Setjen DPR RI.
“Tarik tambang merupakan salah satu cabang olahraga yang mampu melibatkan banyak pihak, termasuk berbagai unit kerja. Selain menghadirkan suasana kompetitif, pertandingan ini juga biasanya mendapat dukungan dan antusiasme tinggi dari para pegawai. Atas pertimbangan tersebut, tarik tambang diputuskan tetap menjadi bagian dari rangkaian pertandingan tahun ini,” jelas Sani.
Meski demikian, lanjutnya, pelaksanaan Tarik tambang kali ini akan menggunakan lokasi yang berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Jika beberapa tahun sebelumnya pertandingan berlangsung di lapangan sepak bola, tahun ini tarik tambang akan digelar di lapangan sepak bola mini yang berada di area samping lokasi kegiatan.
Baik, Suprihartini maupun Sani, serta seluruh panitia penyelenggara berharap pelaksanaan pertandingan tersebut dapat berjalan dengan baik dan seluruh unit kerja dapat mengirimkan perwakilannya untuk berpartisipasi, berkumpul, memberikan dukungan, serta turut memeriahkan POR Korpri Setjen DPR RI.



