Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mendorong pelibatan pesantren dalam menjaga kelestarian hutan dan mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan.
Menurut Menko PM Cak Imin, pesantren memiliki potensi untuk menjadi bagian dari upaya perlindungan lingkungan karena sejumlah institusi tersebut telah menunjukkan kepedulian terhadap kelestarian alam.
“Sebetulnya di mana ada pesantren, biasanya ada keberpihakan dan ada tindakan-tindakan preventif karena sudah banyak pesantren yang menjadi kekuatan penjaga lingkungan,” kata Cak Imin dalam keterangannya, Minggu (25/10).
Oleh sebab itu, dia memandang pesantren perlu mendapat ruang lebih besar dalam kebijakan pelestarian lingkungan.
Cak Imin kemudian meminta Kementerian Lingkungan Hidup serta Kementerian Kehutanan, serta pemerintah daerah untuk tidak mengabaikan potensi pesantren tersebut, terutama dalam merumuskan strategi perlindungan hutan.
Sementara itu, dia mengatakan persoalan karhutla semestinya menjadi bahan evaluasi agar upaya menjaga hutan ke depan tidak hanya mengandalkan kebijakan pemerintah, tetapi juga melibatkan masyarakat yang hidup berdampingan dengan kawasan hutan.
“Kita jadikan kebakaran hutan ini sebagai evaluasi. Sekarang kita jaga hutan, namun ke depan dengan melibatkan masyarakat lokal, dan melibatkan pesantren dengan kearifannya terhadap lingkungan,” katanya. (Ant)