• News

Kholid Al Walid Terpilih Kembali Jadi Ketua ASAFI 2026-2030

Vaza Diva | Sabtu, 24/10/2026 11:56 WIB

Kholid Al Walid Terpilih Kembali Jadi Ketua ASAFI 2026-2030 Prof. Dr. Kholid Al Walid, M.Ag., kembali dipercaya memimpin Asosiasi Aqidah dan Filsafat Islam (ASAFI) untuk masa jabatan 2026-2030 (Foto: Ist)

BANDUNG - Prof. Dr. Kholid Al Walid, M.Ag., kembali dipercaya memimpin Asosiasi Aqidah dan Filsafat Islam (ASAFI) untuk masa jabatan 2026-2030.

Keputusan tersebut ditetapkan dalam Musyawarah Nasional (Munas) ASAFI 2026 yang digelar di Bandung, pada Kamis (22/10).

Dalam kepemimpinan periode mendatang, Kholid menyiapkan sejumlah agenda, mulai dari mempererat kerja sama antaranggota, memperkuat pendampingan program studi Aqidah dan Filsafat Islam (AFI), hingga meningkatkan mutu publikasi akademik, termasuk jurnal yang terindeks Scopus.

Kholid menyebut keterlibatan banyak pihak tetap menjadi bagian penting dalam membangun organisasi.

Menurutnya, kepengurusan yang melibatkan berbagai unsur dapat menjaga hubungan kekeluargaan sekaligus menumbuhkan rasa memiliki di antara anggota.

“Kepengurusan yang besar tidak masalah demi menjaga kekeluargaan,” ujar Kholid dalam sambutannya pada Jumat (23/10).

Ia juga mempertimbangkan keterlibatan kembali sejumlah pengurus periode 2022-2026 dalam struktur organisasi yang baru.

Selain menjaga kesinambungan program, ASAFI akan memberikan perhatian terhadap program studi yang memerlukan pendampingan, termasuk membantu dosen dalam memenuhi kebutuhan administrasi dan akademik untuk kenaikan pangkat.

Pengembangan publikasi ilmiah dan peningkatan kegiatan bertaraf internasional turut menjadi prioritas. Langkah tersebut diarahkan untuk memperluas jejaring akademik sekaligus meningkatkan mutu pengelolaan program studi AFI di berbagai perguruan tinggi.

Kholid mengajak seluruh anggota mengambil bagian dalam menjalankan program organisasi dan memperkuat kontribusi ASAFI bagi perkembangan keilmuan Aqidah dan Filsafat Islam di Indonesia.

Sebelum ditetapkan kembali sebagai ketua, Kholid terlebih dahulu memaparkan laporan pertanggungjawaban kepengurusan periode 2022-2026.

Dalam kesempatan itu, ia mengapresiasi dukungan pengurus dan anggota yang telah mendampingi perjalanan ASAFI sejak Oktober 2022.

Selama empat tahun terakhir, sejumlah upaya dilakukan untuk memperkuat fondasi organisasi.

Capaian tersebut mencakup proses pengurusan badan hukum, pelaksanaan kegiatan nasional dan internasional, serta perluasan hubungan dengan berbagai lembaga dan program studi AFI.

Kholid juga menilai partisipasi anggota menjadi modal penting dalam menjaga keberlangsungan organisasi.

Ia mencatat tingkat kehadiran anggota dalam berbagai kegiatan ASAFI berkisar 70-80 persen.

Namun, sejumlah agenda masih memerlukan perhatian lebih lanjut. Di antaranya pengembangan situs web resmi dan optimalisasi publikasi kegiatan melalui media sosial.

“Kami siap dievaluasi dan diberi masukan. Juga mohon maaf atas kekurangan yang terjadi,” kata Kholid Al Walid.

Dalam laporan tersebut, pengurus turut memaparkan perkembangan basis data dan jaringan kerja sama akademik.

ASAFI mencatat lebih dari 295 dosen dan peneliti dalam basis data organisasi, serta menjalin kemitraan dengan 22 jurnal terakreditasi dan 22 perguruan tinggi keagamaan Islam yang aktif.

Wakil Ketua ASAFI, Dr. Imam Iqbal, berharap pola kepengurusan yang melibatkan perwakilan dari berbagai perguruan tinggi dapat terus dilanjutkan.

Ia memandang ASAFI sebagai organisasi bersama yang bertumpu pada kontribusi anggota dari berbagai kampus di Indonesia.

Sementara itu, Ketua Panitia Munas ASAFI 2026, Maman Lukmanul Hakim, menyebut kegiatan tersebut diikuti 58 peserta yang berasal dari 25 program studi AFI, baik pada jenjang sarjana maupun magister.

Dengan terpilihnya kembali Kholid Al-Walid, ASAFI diharapkan mampu memperluas kolaborasi antarperguruan tinggi, memperkuat dukungan terhadap pengembangan karier akademik dosen, serta mendorong peningkatan kualitas pendidikan Aqidah dan Filsafat Islam di Indonesia.