• Gaya Hidup

Mengapa Hari Hewan Sedunia Diperingati Setiap 4 Oktober?

Vaza Diva | Minggu, 04/10/2026 05:05 WIB

Mengapa Hari Hewan Sedunia Diperingati Setiap 4 Oktober? Ilustrasi - Hari Hewan Sedunia setiap 4 Oktober, ini sejarahnya (Foto: Istockphoto)

JAKARTA - Setiap tanggal 4 Oktober, masyarakat di berbagai belahan dunia memperingati Hari Hewan Sedunia (World Animal Day).

Peringatan ini menjadi momentum global untuk menyuarakan hak-hak satwa, meningkatkan standar kesejahteraan hewan, serta memperkuat komitmen perlindungan terhadap spesies yang terancam punah.

Lantas, bagaimana sejarah di balik penetapan 4 Oktober sebagai Hari Hewan Sedunia? Berikut ulasan lengkap yang dihimpun dari berbagai sumber sejarah dan organisasi perlindungan satwa internasional.

Gagasan mengenai Hari Hewan Sedunia pertama kali dicetuskan oleh Heinrich Zimmermann, seorang penulis sekaligus aktivis hak-hak hewan asal Jerman. Zimmermann menginisiasi acara peringatan pertama pada 24 Maret 1925 di Sportpalast, Berlin, yang dihadiri lebih dari 5.000 orang.

Awalnya, Zimmermann merencanakan peringatan tersebut pada tanggal 4 Oktober.

Pemilihan tanggal ini merujuk pada hari wafatnya Santo Fransiskus dari Assisi (1181–1226), seorang tokoh agama yang dikenal sebagai pelindung ekologi dan hewan karena kasih sayangnya yang mendalam terhadap seluruh makhluk hidup.

Namun, karena aula Sportpalast tidak tersedia pada tanggal tersebut, acara perdana dipindahkan ke bulan Maret.

Setelah menyelenggarakan acara di Jerman, Austria, Swiss, dan Cekoslowakia selama beberapa tahun, Zimmermann terus memperjuangkan agar peringatan ini diakui secara internasional.

Perjuangan tersebut membuahkan hasil pada Mei 1931 dalam Kongres Perlindungan Hewan Internasional yang berlangsung di Florence, Italia.

Dalam kongres tersebut, usulan Zimmermann disetujui secara oyong, dan tanggal 4 Oktober resmi ditetapkan sebagai Hari Hewan Sedunia.

Peringatan Hari Hewan Sedunia tidak terbatas pada satu negara, agama, atau budaya tertentu.

Momentum ini merangkul seluruh pihak, mulai dari organisasi nirlaba, komunitas pecinta hewan, hingga pemerintah untuk bertindak nyata dalam menjaga kelestarian ekosistem.

Beberapa fokus utama dalam kampanye Hari Hewan Sedunia meliputi:

Perlindungan Satwa Liar: Menghentikan perburuan liar, perdagangan ilegal, dan perusakan habitat alami.

Kesejahteraan Hewan Peliharaan dan Domestik: Menyerukan penghentian penganiayaan, penelantaran, serta mendorong tindakan adopsi dan perawatan yang layak.

Keberlanjutan Ekosistem: Mendorong kebijakan publik yang pro-lingkungan untuk menjaga keseimbangan rantai makanan dan keanekaragaman hayati.