Ilustrasi foto husnul khatimah
Katakini.com - Kematian merupakan ketetapan pasti yang akan dialami oleh setiap makhluk bernyawa di muka bumi ini.
Setiap mukmin tentu merindukan akhir kehidupan yang baik atau yang sering dikenal dengan sebutan husnul khatimah.
Rasulullah SAW telah memberitahukan beberapa tanda fisik yang menunjukkan seorang hamba meraih husnul khatimah saat wafatnya.
Salah satu tanda mulia yang amat masyhur dalam tradisi Islam adalah munculnya butiran keringat di dahi almarhum.
Para ulama menjelaskan bahwa fenomena ini menjadi reflects dari rasa malu dan perjuangan berat sang hamba menghadapi sakaratul maut.
Rasa malu tersebut timbul karena ia menyadari betapa banyaknya dosa yang pernah dilakukan sewaktu hidup di dunia.
Kondisi fisik ini diabadikan langsung dalam petunjuk sabda Rasulullah SAW kepada para sahabatnya.
Rasulullah SAW bersabda: "Meninggalnya seorang mukmin itu ditandai dengan keluarnya keringat di dahinya." (HR. Tirmidzi dan Nasai).
Selain tanda fisik tersebut, Al-Qur`an juga menegaskan ketenangan jiwa bagi orang-orang beriman yang dijemput oleh malaikat.
Allah Ta`ala berfirman: "Hai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhoi-Nya." (QS. Al-Fajr [89]: 27–28).
Malaikat maut akan menyapa jiwa-jiwa yang taat dengan kelembutan serta kabar gembira mengenai surga Allah.
Keringat di dahi juga melambangkan sisa-sisa dosa yang dilebur oleh Allah melalui rasa sakit saat sakaratul maut.
Dengan demikian, hamba tersebut berpulang ke hadirat Illahi dalam keadaan bersih dari dosa-dosa yang lalu.
Fenomena ini menjadi penjelas bahwa perjuangan seorang muslim mempertahankan iman berlanjut hingga detik-detik terakhir nafasnya.
Semoga Allah Subhanahu wa Ta`ala mengaruniakan kita semua akhir hayat yang indah dalam keadaan husnul khatimah.