Penyerang muda Timnas Indonesia, Mitchell Lee Baker berselebrasi usai membobol gawang Timnas Kamboja di pertandingan Grup A ASEAN Championship atau Piala AFF 2026 di Stadion Gelora Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Senin (27/7) (Foto: Ant/Bayu Pratama S/agr)
JAKARTA - Menjelang duel sengit lanjutan Piala ASEAN 2026 menghadapi Vietnam pada Senin (27/8) malam WIB di Stadion Pakansari, Bogor, jajaran pelatih Tim nasional sepak bola Indonesia diperkirakan bakal menurunkan komposisi skuad terbaiknya.
Mengusung skema favorit 3-4-3 yang fleksibel, Tim Garuda berambisi mengamankan poin penuh di hadapan puluhan ribu suporter sendiri.
Di posisi penjaga gawang, yang pertandingan sebelumnya melawan Timor Leste pada Jumat (31/7) memainkan kiper muda, Cahya Supriadi, kemungkinan akan kembali memasang Nadeo Argawinata sebagai kiper utama dengan segudang pengalamannya untuk mengawal benteng terakhir pertahanan Indonesia.
Pengalamannya di level tertinggi dinilai sangat krusial untuk mengantisipasi potensi ancaman serangan balik cepat dari para penyerang Vietnam.
Barisan pertahanan diperkirakan diisi oleh trio bek tengah tangguh Shayne Pattyanama, Rizky Ridho, dan Sandy Walsh, yang pada pertandingan melawan Timor Leste telah diistirahatkan.
Kedalaman lini belakang ini akan ditopang oleh pergerakan aktif dua bek sayap, yakni Eliano Reijnders di sisi kanan dan Dony Tri Pamungkas di sisi kiri, yang ditugaskan untuk menjaga keseimbangan antara bertahan dan membantu serangan, serta memberikan umpan silang yang mematikan.
Di sektor tengah, duet Ivar Jenner dan Marc Klok diproyeksikan menjadi motor penggerak permainan.
Kombinasi visi bermain Klok serta mobilitas Jenner diharapkan mampu menguasai aliran bola sekaligus memutus jalur distribusi serangan lawan sejak dari area tengah lapangan.
Sementara itu untuk lini depan, diyakini akan memakai kembali pemain saat melawan Kamboja, pelatih kemungkinan akan kembali memercayakan trio penyerang kreatif yang diisi oleh Thom Haye, Beckham Putra dan Mitchell Backer sebagai ujung tombak untuk menerima umpan-umpan manja dari sisi sayap.
Kecepatan serta kemampuan manuver dari ketiga pemain ini bakal menjadi kunci utama untuk membongkar barisan pertahanan rapat yang kerap diterapkan oleh The Golden Star Warriors.