Ilustrasi tips ampuh mengatasi biang keringat (FOTO: SHUTTERSTOCK)
JAKARTA - Biang keringat, atau dalam istilah medis disebut miliaria, adalah salah satu masalah kulit yang sangat umum terjadi, terutama di negara beriklim tropis seperti Indonesia.
Kondisi ini ditandai dengan munculnya bintik-bintik merah kecil yang terasa gatal, perih, dan memberikan sensasi menyengat pada kulit.
Meskipun lebih sering dialami oleh bayi dan balita karena kelenjar keringat mereka yang belum matang, biang keringat juga kerap menyerang orang dewasa yang aktif bergerak.
Area tubuh yang paling sering menjadi sasaran adalah leher, dada, punggung, lipatan paha, dan ketiak.
Agar tidak salah penanganan yang justru bisa memicu infeksi kulit sekunder, mari kita pelajari apa saja penyebab utama biang keringat dan bagaimana cara mengatasinya secara tepat.
Secara sederhana, biang keringat terjadi ketika saluran kelenjar keringat tersumbat. Akibatnya, keringat yang seharusnya keluar ke permukaan kulit justru terjebak di bawah lapisan kulit dan memicu inflamasi atau peradangan.
Beberapa faktor utama yang memicu penyumbatan dan produksi keringat berlebih ini antara lain cuaca panas dan lembang hingga pakaian yang tidak tepat.
Cara Ampuh Mengatasi Biang Keringat
Sebagian besar kasus biang keringat sebenarnya bisa sembuh dengan sendirinya dalam beberapa hari jika kulit sudah kembali sejuk.
Menghimpun dari berbagai sumber, berikut adalah langkah-langkah yang bisa Anda lakukan:
1. Dinginkan Suhu Tubuh dan Kulit
Langkah pertama dan paling penting adalah menjauh dari paparan panas. Masuklah ke ruangan yang sejuk, ber-AC, atau memiliki sirkulasi udara yang baik menggunakan kipas angin. Hal ini berfungsi untuk menghentikan produksi keringat berlebih dengan segera.
2. Gunakan Pakaian yang Longgar dan Menyerap Keringat
Ganti pakaian Anda atau anak Anda dengan baju yang longgar dan berbahan serat alami seperti katun 100%.
Bahan katun memungkinkan kulit untuk "bernapas" dan membantu proses penguapan keringat secara alami tanpa memicu gesekan berlebih pada bintik merah.
3. Mandi dengan Air Sejuk
Mandi air dingin atau suam-suam kuku dapat membantu menurunkan suhu kulit dan membersihkan pori-pori dari sumbatan keringat dan kotoran.
Gunakan sabun yang lembut (mild) dan bebas dari pewangi kuat agar kulit yang sedang meradang tidak semakin iritasi. Setelah mandi, keringkan tubuh dengan cara menepuk-nepuk handuk secara lembut, jangan digosok.
4. Aplikasikan Losion Kalamin atau Bedak Salisil
Untuk meredakan rasa gatal dan sensasi menyengat secara instan, Anda bisa mengoleskan losion kalamin (calamine lotion) pada area kulit yang terkena biang keringat.
Jika menggunakan bedak (seperti bedak salisil), pastikan kulit dalam kondisi benar-benar kering sebelum ditaburkan agar bedak tidak menggumpal dan justru memperparah sumbatan pori.
5. Hindari Menggaruk dan Menutup Kulit dengan Salep Tebal
Menggaruk bintik biang keringat dapat menyebabkan luka terbuka yang menjadi pintu masuk bagi bakteri, memicu infeksi, dan bisul.
Selain itu, hindari mengoleskan salep atau minyak berbahan dasar petroleum (petroleum jelly) pada area biang keringat karena sifatnya yang menutup pori-pori secara total.