• Sport

Mantan PM Spanyol Tuai Kritik Usai Rasis ke Timnas Prancis

Vaza Diva | Senin, 13/07/2026 13:05 WIB
Mantan PM Spanyol Tuai Kritik Usai Rasis ke Timnas Prancis Bek timnas Prancis, William Saliba (Foto: Sports Mole)

MADRID - Mantan Perdana Menteri Spanyol beraliran konservatif, Mariano Rajoy, menghadapi gelombang kritik setelah menyebut bahwa tim nasional Prancis tidak didominasi oleh pemain asli Prancis.

Komentar yang diterbitkan dalam sebuah artikel opini di situs berita daring Spanyol El Debate ini, muncul di saat Spanyol tengah bersiap menghadapi Prancis pada Rabu lusa dalam laga semifinal Piala Dunia 2026.

Perdana Menteri Spanyol saat ini, Pedro Sanchez, mengecam pernyataan tersebut sebagai bentuk xenofobia, sebagaimana dikutip dari AFP pada Senin (13/7).

"Ada pihak yang masih mengukur rasa memiliki berdasarkan nama keluarga, tempat lahir, atau warna kulit. Sementara yang lain mengukurnya dari akar kita di suatu negara dan tekad kita untuk berkontribusi kepadanya," tulis Sanchez.

"Spanyol adalah milik mereka yang mencintainya dan bekerja untuknya. Bukan milik mereka yang mempermalukannya dengan pernyataan-pernyataan xenofobia," dia menambahkan.

Sejumlah menteri dan politisi Spanyol juga angkat bicara. Menteri Transportasi Oscar Puente mengecam pernyataan Rajoy dengan menyebutnya pria idiot.

Menteri Dalam Negeri Laurent Nunez mengatakan kepada saluran televisi Prancis BFMTV bahwa komentar Rajoy benar-benar tidak dapat diterima.

Pemimpin partai Komunis Fabien Roussel membandingkan komentar Rajoy dengan pernyataan senator Paraguay Celeste Amarilla yang sebelumnya juga menuai kritik luas.

Amarilla mengatakan setelah Paraguay disingkirkan oleh Prancis di babak 16 besar bahwa pemain bintang Kylian Mbappe adalah orang Kamerun terjajah yang berpura-pura menjadi orang Prancis.

"Mereka sama sekali tidak bisa menahan diri untuk tidak melontarkan rasisme yang menjijikkan ini," kata Roussel.