Anggota angkatan laut Korps Garda Revolusi Islam Iran (Foto: IRGC-WANA via REUTERS)
JAKARTA - Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) dilaporkan menembakkan setidaknya dua rudal ke kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz pada Senin malam, menurut sebuah media.
Situs berita Axios yang mengutip dua pejabat AS menyebutkan bahwa Amerika kemungkinan akan membalas dengan serangan terhadap target-target Iran menyusul serangan tersebut.
Laporan tersebut muncul setelah pusat Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) mengatakan bahwa sebuah kapal tanker terkena serangan di lepas pantai Oman, yang memicu kebakaran di kapal tersebut.
“Sebuah kapal tanker melaporkan terkena proyektil tak dikenal di sisi kiri yang menyebabkan kebakaran, saat berlayar ke arah selatan,” kata UKMTO dalam sebuah pemberitahuan peringatan.
UKMTO tersebut mengatakan pihak berwenang sedang menyelidiki insiden tersebut dan menyarankan kepada kapal-kapal yang beroperasi di area itu untuk berhati-hati dan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan.
Tidak ada korban jiwa atau kerusakan lingkungan yang dilaporkan, menurut UKMTO.
Sementara itu, media Iran menulis di X, mengutip sumber-sumber, bahwa sebuah kapal tanker minyak Qatar “bermaksud melewati jalur Oman di Selat Hormuz dengan dukungan Angkatan Laut AS tetapi menjadi sasaran setelah mengabaikan peringatan berulang kali.”
Sumber: Anadolu