• News

Sita 192 Hektare Lahan Palestina, Israel Perluas Pemukiman Ilegal di Tepi Barat

M.Habib Saifullah | Rabu, 10/06/2026 01:01 WIB
Sita 192 Hektare Lahan Palestina, Israel Perluas Pemukiman Ilegal di Tepi Barat Seorang anggota pasukan Israel berjaga-jaga saat pasukan Israel memblokir akses warga Palestina dan aktivis asing ke pohon zaitun selama panen zaitun, dekat Hebron, di Tepi Barat yang diduduki Israel (Foto: REUTERS)

TEPI BARAT - Otoritas Israel dilaporkan telah menyita sedikitnya 192 hektare lahan milik pribadi dan pemerintah daerah Palestina di wilayah pendudukan Tepi Barat sepanjang bulan Mei lalu.

Berdasarkan laporan lembaga pemantau, pencaplokan sepihak ini dilakukan Tel Aviv demi kepentingan keamanan, aktivitas militer, serta perluasan proyek pemukiman ilegal Yahudi.

CWRC merincikan bahwa Israel mengambil alih sekitar 97 hektare lahan pribadi warga untuk membangun pos-pos militer baru di lingkungan Jabriyat di Jenin, Kota Qabatiya, dan Desa Zububa.

Kantor berita Palestina, Wafa, melaporkan penyitaan lahan juga menyasar kawasan dekat Kota Yatta di Hebron guna membangun zona penyangga (buffer zone) di sekitar pos terdepan pemukim Yahudi. Langkah serupa terjadi di Kota Kafr Ad-Dik, sebelah barat Salfit, untuk memperluas wilayah pemukiman Leshem.

Selain lahan pribadi, otoritas pendudukan juga merampas sekitar 95 hektare wilayah kotamadya milik Kota Al-Bireh dan Desa Beitin dekat Ramallah. Lahan tersebut dialokasikan untuk pembangunan akses jalan menuju pos pemukiman Givat Assaf. Beberapa wilayah lain yang turut terdampak surat perintah penyitaan ini meliputi Desa Nabi Samwil dan Kota Kafr Qaddum.

Pihak CWRC menegaskan bahwa rangkaian instruksi penyitaan ini mempertegas langkah terstruktur Israel dalam mengikis kedaulatan tanah Palestina di seluruh Tepi Barat.

Sejauh ini, mayoritas negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terus mengutuk pembangunan pemukiman dan kebijakan ekspansionis Israel di Tepi Barat dan Yerusalem Timur sejak negara tersebut menduduki wilayah-wilayah itu pada Juni 1967.

Saat ini tercatat ada 279 pemukiman Israel di Tepi Barat, termasuk 14 di antaranya berada di Yerusalem Timur. Pemukiman tersebut dibangun di atas tanah pribadi yang dirampas dari warga Palestina, maupun lahan publik yang diklaim milik pemerintah Yordania, yang sempat memerintah wilayah tersebut. Saat ini, hampir 737.000 pemukim Yahudi tinggal di kompleks-kompleks tersebut di tengah 3,43 juta warga asli Palestina.

Sumber: Arabnews