Ilustrasi - Tips untuk meningkatkan IQ anak (Foto: Earth)
JAKARTA - Setiap orang tua tentu mendambakan anak yang cerdas dan memiliki kemampuan kognitif yang mumpuni.
Intelligence Quotient atau IQ sering kali menjadi salah satu tolak ukur intelektualitas tersebut.
Meski faktor genetik memegang peranan, penelitian psikologi modern menunjukkan bahwa lingkungan dan pola asuh memiliki pengaruh signifikan terhadap perkembangan struktur otak anak.
Melansir Alodokter, berikut ini beberapa tips yang dapat dilakukan oleh orang tua untuk meningkatkan IQ anak, yaitu:
1. Menjaga daya tahan tubuh Si Kecil agar tidak mudah sakit
Memperkuat imunitas Si Kecil adalah kunci dari tumbuh kembang yang optimal. Kalau Si Kecil sehat, ia pun lebih maksimal dalam mengasah kecerdasannya. Nah, salah satu cara memperkuat imunitas anak yaitu dengan pemberian sinbiotik (kombinasi prebiotik dan probiotik) untuk menyeimbangkan bakteri baik dalam usus.
2. Membangun interaksi
Membangun ikatan antara orang tua dan anak adalah kunci utama dalam meningkatkan IQ anak. Hal ini bisa dilakukan dengan cara mengajak dan mendengarkan anak berbicara, serta memberinya dorongan dan kesempatan untuk mengekspresikan diri dengan jujur dan terbuka.
3. Membacakan buku cerita
Membacakan buku cerita atau dongeng dapat membentuk ikatan emosional dengan anak. Selain itu, melalui buku cerita atau dongeng, orang tua juga dapat mengajari anak tentang nama dan warna benda, mendorong anak lebih aktif berbicara, memperkaya kosakata anak, serta merangsang daya imajinasi dan kreativitasnya.
4. Memuji proses belajar anak
Orang tua yang selalu memuji anak karena upaya dan kegigihannya dalam memecahkan masalah, cenderung memiliki motivasi lebih baik di sekolah. Oleh karena itu, orang tua sebaiknya tidak hanya memperhatikan hasil belajar dan nilai pelajaran anak di sekolah, tetapi juga usaha, cara, dan proses belajar anak.
5. Memeluk anak
Salah satu bentuk ekspresi kasih sayang yang bisa dilakukan setiap orang tua adalah memeluk anak. Menurut ahli tumbuh kembang anak, menggendong atau memeluk anak merupakan salah satu cara yang baik untuk menstimulus kemampuan emosional, fisik, dan tingkat intelektual Si Kecil.
6. Memenuhi nutrisi anak
Terpenuhinya asupan nutrisi juga berperan penting dalam membangun kecerdasan anak. Mulailah dengan memberikan ASI eksklusif, sebab sumber gizi utama bayi ini mengandung sinbiotik yang teruji klinis dapat memperkuat imunitas Si Kecil, serta DHA:AA 1:1 untuk mengoptimalkan perkembangan otak dan memaksimalkan kecerdasannya.
Setelah anak berusia 6 bulan atau sudah mendapatkan MPASI, Bunda bisa memberikan sinbiotik dalam bentuk makanan padat, seperti yoghurt, dan makanan tinggi DHA:AA, contohnya ikan, minyak ikan, telur, seafood, dan kacang-kacangan.
Kecerdasan intelektual atau IQ memang penting untuk dikembangkan pada anak. Namun, IQ bukanlah satu-satunya faktor penentu dalam menilai kecerdasan anak. Anak juga disarankan untuk mengembangkan kecerdasan emosional (emotional intelligence/EQ).