• Info MPR

Waka MPR Apresiasi Langkah Prabowo Evaluasi MBG Jadi Lebih Tepat Sasaran

Agus Mughni Muttaqin | Sabtu, 18/04/2026 22:55 WIB
Waka MPR Apresiasi Langkah Prabowo Evaluasi MBG Jadi Lebih Tepat Sasaran Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PAN, Eddy Soeparno (Foto: MPR)

JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PAN, Eddy Soeparno menyampaikan apresiasi atas keputusan Presiden Prabowo Subianto yang memprioritaskan penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada anak-anak yang benar-benar membutuhkan.

Menurut Eddy, kebijakan Presiden mengevaluasi program MBG menjadi lebih tepat sasaran sangat penting untuk memastikan penerima MBG adalah siswa-siswa yang paling membutuhkan. Apalagi di tengah ketatnya ruang fiskal yang dimiliki, right sizing dan right targeting MBG adalah keputusan yang realistis.

"Sejak awal pemerintahan beliau, Presiden selalu bekerja berdasarkan prinsip `no one is left behind`, khususnya bagi masyarakat yang rentan secara ekonomi dan paling membutuhkan," kata Eddy, Sabtu (18/4).

Menurut Eddy, langkah Presiden Prabowo mendahulukan MBG untuk anak-anak yang membutuhkan menunjukkan keberpihakan pemerintah terhadap prinsip keadilan sosial, di mana kebijakan publik diarahkan untuk menjangkau kelompok masyarakat yang paling rentan terlebih dahulu.

"Keputusan ini mencerminkan sensitivitas pemerintah terhadap kondisi riil di lapangan. Prioritas kepada daerah yang membutuhkan merupakan bentuk konkret dari kebijakan yang berbasis kebutuhan di daerah-daerah yang rentan gizi maupun kemiskinan," ujarnya.

Doktor Ilmu Politik UI ini menilai pendekatan berbasis kebutuhan ini penting untuk memastikan efektivitas program Makan Bergizi Gratis, terutama dalam upaya menekan angka stunting, meningkatkan kualitas gizi anak, serta mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia ke depan.

"Kami berharap bahwa pemberian MBG ke depannya didasarkan pada keakurasian data agar mereka yang berhak menerima MBG senantiasa mendapatkan asupan gizi yang disediakan oleh negara," ujar dia.

Terakhir, Eddy juga menekankan bahwa implementasi program ini harus disertai dengan pengawasan yang ketat, mengingat banyaknya keluhan atas kualitas dan porsi makanan MBG yang tidak sesuai dengan kriteria sebagaimana ditentukan BGN.

"Dalam berbagai kunjungan ke daerah, kami mendapatkan masukan tentang SPPG yang belum amanah menjalankan fungsinya dengan mengurangi volume atau kualitas makanan yang sudah menjadi haknya para penerima," ujar dia.

Eddy juga menitipkan pesan kepada seluruh pengelola SPPG untuk bekerja tekun dan jujur, serta jangan sekali-sekali mengambil "jalan pintas" untuk mendapatkan keuntungan besar.

"Ingat, mengambil hak orang lain itu tidak saja salah, tetapi juga menunjukkan rendahnya moral si pelaku. Oleh karenanya, saya mengimbau seluruh pengelola SPPG untuk memberikan kualitas dan layanan makanan yang terbaik untuk anak-anak kita," tutup Waketum PAN ini.