• News

Hingga H+6, Lebih dari 651 Ribu Penumpang dan 169 Ribu Kendaraan Menyeberang ke Jawa

Aliyudin Sofyan | Sabtu, 28/03/2026 21:27 WIB
Hingga H+6, Lebih dari 651 Ribu Penumpang dan 169 Ribu Kendaraan Menyeberang ke Jawa Sejumlah kendaraan roda empat tujuan Pulau Jawa, antre di Dermaga IV Pelabuhan Bakauheni, Lampung. Foto: ANTARA

BAKAUHENI — Hingga H+6 Lebaran 1447 H/2026, penumpang kapal penyeberangan yang kembali dari Pulau Sumatera ke Jawa tercatat 651.195 orang atau sekitar 72% dari total 898.864 orang yang berangkat saat arus mudik (H-10 s/d H+6). Sedangkan jumlah kendaraan yang telah kembali mencapai 169.385 unit atau sekitar 71% dari total 239.920 unit kendaraan yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera pada periode mudik.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Heru Widodo, menegaskan bahwa meskipun terjadi peningkatan trafik pada arus balik, layanan tetap terjaga.

“Arus balik memang meningkat, namun layanan tetap berjalan lancar dan merata. Ini adalah hasil kerja bersama seluruh stakeholder yang memastikan mudik aman dan Lebaran tetap nyaman,” ujarnya, Sabtu (28/3/2028).

Berdasarkan data Posko Bakauheni per 28 Maret 2026 pukul 00.00–14.00 WIB, total penumpang dari Sumatera ke Jawa pada H-10 hingga H+6 mencapai 1.085.745 orang atau naik 2,1% dibandingkan tahun lalu. Total kendaraan tercatat 259.776 unit, naik 4% dari tahun sebelumnya.

Sebaliknya, pergerakan dari Jawa ke Sumatera tercatat 1.241.356 penumpang atau naik 2,5%, dengan total kendaraan mencapai 314.209 unit atau tumbuh 6,7%.

Selama periode ini, ASDP mengoperasikan 28–33 kapal per hari di lintasan Merak–Bakauheni, menerapkan pola Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB) saat lonjakan, serta menyiagakan 1.926 personel gabungan di Merak dan Bakauheni untuk memastikan layanan tetap terkendali.

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menambahkan bahwa penerapan kebijakan stimulus seperti diskon tarif dan single tarif terbukti efektif dalam mendistribusikan trafik secara lebih merata.

“Kami juga mengapresiasi masyarakat yang telah tertib membeli tiket melalui Ferizy, datang sesuai jadwal, dan mengisi data dengan benar, sehingga mendukung kelancaran layanan secara keseluruhan,” ujarnya.

Dengan masih adanya sekitar 28% pemudik yang akan kembali, ASDP bersama seluruh pemangku kepentingan memastikan kesiapan penuh tetap terjaga. Koordinasi yang solid dan langkah antisipatif yang adaptif menjadi kunci untuk menjaga arus balik tetap lancar hingga periode layanan berakhir.