Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Partaonan Daulay (Foto: dpr)
JAKARTA - Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Partaonan Daulay meminta TVRI memastikan profesionalisme dalam penyiaran Piala Dunia 2026, termasuk meningkatkan kualitas jaringan dan memperkuat kerja sama lintas sektor.
Saleh menyampaikan DPR mendukung penuh penunjukan TVRI sebagai pemegang hak siar, namun mengingatkan agar kualitas penyiaran tidak kalah dari televisi swasta.
“Ini bukan sekadar pertandingan, tetapi menyangkut harkat dan martabat TVRI. Jangan kalah dengan televisi swasta. Kami mengharapkan bahwa TVRI memperbaiki jaringan infrastruktur yang ada di Indonesia,” ujar Saleh di Jakarta, Rabu (25/3/2026).
“Jadi kemarin salah satu catatan rapat DPR terakhir dengan TVRI, adalah bahwa di Indonesia bagian Timur, itu ada beberapa jaringan yang tercatat dan dilaporkan di DPR bahwa belum maksimal untuk penyiaran Piala Dunia 2026,” katanya melanjutkan.
Menurut dia, kondisi tersebut perlu segera diperbaiki agar seluruh masyarakat dapat mengakses siaran Piala Dunia secara merata.
“Jangan sampai ada warga negara yang tidak bisa menonton karena jaringan yang tidak memadai. Ini hak mereka,” katanya.
Selain itu, Saleh mendorong TVRI untuk menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk perusahaan swasta, sehingga dapat meningkatkan mutu penyiaran.
Ia mengakui kolaborasi menjadi langkah penting untuk mengoptimalkan kualitas produksi dan distribusi siaran.
“Kerja sama dengan berbagai pihak itu penting agar penyelenggaraan penyiaran ini berjalan dengan baik dan profesional,” ujarnya.
Tak hanya dengan sektor swasta, TVRI juga diminta memperkuat sinergi dengan kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah, termasuk dalam penyelenggaraan kegiatan turunan seperti nonton bareng dan pemberdayaan ekonomi kreatif.
Di sisi lain, Saleh turut mengingatkan pentingnya soliditas internal di tubuh TVRI. Ia meminta jajaran direksi dan dewan pengawas menjaga kekompakan serta menghindari konflik internal yang dapat mengganggu penyelenggaraan siaran.
“Jangan sampai perdebatan internal justru merusak persiapan yang sudah dilakukan,” katanya.
TVRI merupakan pemegang hak siar Piala Dunia 2026 untuk Indonesia, dan akan menayangkan seluruh pertandingan secara nasional.