Pengamat Olahraga yang juga founder Rakyat Sepakbola Indonesia (RSI) Frans Immanuel Saragih. Foto: dok. katakini
JAKARTA - Timnas Senior Sepakbola Indonesia akan berlaga di FIFA Series yang akan diikuti oleh empat negara yaitu Indonesia, Bulgaria, Solomon, dan St Kitts and Nevis, pada Jumat (27/3/2026).
Dalam turnamen ini Indonesia akan menghadapi St Kitts and Nevis. Sedangkan Bulgaria menghadapi Solomon. Masing masing pemenang akan berhadapan di final sedangkan tim yang kalah akan memperebutkan tempat ketiga.
Pengamat Olahraga yang juga founder Rakyat Sepakbola Indonesia (RSI) Frans Immanuel Saragih menyampaikan bahwa turnamen ini sangat bermanfaat bagi Timnas Indonesia.
“Ini merupakan ujian awal bagi pelatih baru Timnas John Herdman untuk merebut hati para insan sepakbola Indonesia,” ujar Frans, Selasa (24/3/2026).
John sudah beberapa bulan diangkat sebagai Pelatih Timnas Senior, maka ajang FIFA Series ini harus dimenangkan olehnya.
“Kita belum bisa lupa akan lewatnya peluang bagus yang kita miliki tahun lalu yang terasa hilang saat harapan begitu besar, tetapi kita harus bergerak maju untuk melihat tantangan di depan,” ungkap Frans.
Dengan komposisi pemain yang ada sekarang, Frans meyakini Indonesia bisa memberikan perlawanan yang kuat kepada tim lawan. Pertandingan pertama harus dimenangkan untuk menaikkan mental pemain.
“Tinggal bagaimana strategi yang akan diterapkan pelatih Jhon Herdman, harapan masyarakat Indonesia sangat tinggi,” ujarnya.
Dari sisi kiper, Frans melihat Indonesia punya alternatif yang baik Maartin Vincent Paes dan Emilio Audero Mulyadi serta kiper lokal yang bisa diandalkan. Keduanya merupakan kunci penjagaan terakhir yang diyakini mampu meredam dan menjaga keamanan gawang Timnas.
Timnas juga memiliki bek yang bisa diandalkan di antaranya Rizky Ridho, Jay Idzez, Kevin Diks, Sandy Walsh, Dean James, dan Elkan Bagot.
Sedangkan di sisi gelandang Timnas punya Verdonk, Joey, Eliano, dan Ivar Jenner, juga Jordi Amat yang sarat pengalaman. Agak disayangkan Tom Haye tidak bisa bermain untuk memperkuat tim gelandang karena terkena sanksi larangan bermain.
“Bagian penyerang kita cukup aman ada Ole Romeny, Mauro Ziljstra, Ragnar Oratmangun, Yakob Sayuri, dan Ramadhan Sananta,” tutur Frans.
Menurut Frans, dengan komposisi pemain di atas seharusnya Timnas tidak memiliki masalah yang cukup berat, karena masing masing sudah saling mengenal dan sudah pernah bermain bersama, ikatan emosi sudah terjalin.
“Kuncinya saat ini bagaimana pelatih Jhon Herdman mampu meramu ini menjadi kekuatan yang produktif menjebol kekuatan lawan. Semuanya tertumpu kepada pelatih bagaimana meramunya, apakah mau pakai 3-4-3, 4-3-3 atau 3-5-2, yang terpenting kita harus menang,” pungkas Frans.