Pemandangan udara pantai-pantai Iran dan pulau Qeshm di selat Hormuz. REUTERS
TEHRAN - Iran menyatakan bahwa tidak ada kapal yang diizinkan melintasi Selat Hormuz menyusul serangan yang dilancarkan oleh AS dan Israel terhadapnya.
Kapal-kapal di area tersebut menerima pesan berulang kali dari Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) yang memberitahukan bahwa tidak ada kapal yang diizinkan melintasi selat strategis tersebut.
Hal ini terjadi ketika Angkatan Bersenjata Iran terus melancarkan serangan balasan terhadap target-target AS dan Israel.
Sebuah sumber yang mengetahui informasi tersebut sebelumnya mengatakan kepada Tasnim bahwa sejauh ini 14 pangkalan Amerika telah dihantam dalam serangan Iran.
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) juga mengumumkan bahwa kapal perang pendukung tempur MST milik AS telah dihantam hebat oleh rudal yang ditembakkan oleh pasukan Angkatan Laut IRGC.
Disebutkan pula bahwa aset angkatan laut AS lainnya akan berada dalam jangkauan rudal dan drone IRGC dalam serangan yang sedang berlangsung.
Sumber: Tasnim News Agency