• Sport

Soal Aksi Rasisme ke Vinicius , FIFA: Sepak Bola Harus Bebas Rasisme

Vaza Diva | Kamis, 19/02/2026 15:40 WIB
Soal Aksi Rasisme ke Vinicius , FIFA: Sepak Bola Harus Bebas Rasisme Presiden FIFA, Gianni Infantino (Foto: Reuters)

JAKARTA - Presiden FIFA Gianni Infantino menegaskan komitmennya melawan rasisme di dunia sepak bola menyusul dugaan tindakan diskriminatif yang dialami Vinicius Junior dalam laga leg pertama Liga Champions 2025/26 antara Benfica dan Real Madrid.

“Tidak ada tempat untuk rasisme dalam olahraga kita dan dalam masyarakat. Kita membutuhkan semua pihak terkait untuk mengambil tindakan dan meminta pertanggungjawaban mereka yang bertanggung jawab,” katanya.

Insiden terjadi setelah pemain asal Brasil tersebut mencetak satu-satunya gol yang membawa Real Madrid menang 1-0 di kandang Benfica.

Pertandingan sempat dihentikan beberapa menit ketika Vinicius melaporkan dugaan perlakuan rasis dari pemain Benfica, Gianluca Prestianni, kepada wasit. Wasit kemudian menerapkan protokol anti-rasisme.

Infantino mengaku prihatin atas kejadian tersebut dan menekankan pentingnya langkah tegas dari seluruh pihak yang terlibat dalam sepak bola.

“Saya terkejut dan sedih melihat dugaan insiden rasisme terhadap Vinicius Junior dalam pertandingan Liga Champions UEFA antara Benfica dan Real Madrid,” ujar Infantino melalui Instagram story pada Kamis (19/2).

Ia menyebut FIFA terus menjalankan berbagai program untuk memerangi diskriminasi, di antaranya kampanye Global Stand Against Racism dan Player Voice Panel, guna melindungi pemain, ofisial, maupun suporter.

Infantino juga mengapresiasi keputusan wasit Francois Letexier yang menghentikan pertandingan dan menggunakan prosedur resmi anti-rasisme untuk meredakan situasi.

Dalam pernyataan lanjutannya, ia kembali menegaskan sikap tegas terhadap diskriminasi.

“Saya akan selalu terus mengulanginya: Tidak untuk rasisme! Tidak untuk segala bentuk diskriminasi!” katanya. (ant)