Pelatih Manchester City, Pep Guardiola (Foto: Manchester City)
JAKARTA - Pelatih Manchester City Joseph “Pep” Guardiola menegaskan persaingan perebutan trofi Liga Inggris bersama Arsenal masih terbuka lebar.
Pernyataan itu disampaikan setelah Manchester City membawa pulang kemenangan penting 2-1 atas juara bertahan Liverpool pada laga lanjutan Premier League di Anfield, Merseyside, Senin pagi WIB.
Tiga poin tersebut membuat kepercayaan diri Erling Haaland dan rekan-rekannya meningkat untuk terus menekan Arsenal yang saat ini berada di puncak klasemen sementara.
"Kemenangan ini sangat berpengaruh. Yang bisa kami lakukan sekarang adalah tenang. Terus mencengkeram leher Arsenal. Seandainya mereka lengah atau melakukan kesalahan, kami akan manfaatkan momentum itu," kata Pep Guardiola dikutip dari laman resmi Manchester City, pada Senin (9/2).
Manchester City kini menempati posisi kedua dengan koleksi 50 poin dari 25 pertandingan, terpaut enam angka dari Arsenal di peringkat teratas.
Pep menilai, sekalipun timnya gagal meraih kemenangan di Anfield, peluang juara tetap tidak akan tertutup karena kompetisi masih panjang dan posisi klasemen bisa berubah sewaktu-waktu.
"Saya tidak bisa mengatakan bahwa persaingan gelar ini akan berakhir seandainya Manchester City tidak menang hari ini," ungkap pelatih asal Spanyol tersebut.
Mantan juru taktik Barcelona itu menambahkan ia akan memaksimalkan seluruh sisa pertandingan untuk kembali membawa gelar Liga Inggris ke Etihad Stadium, yang berpotensi menjadi trofi kelima dalam enam musim terakhir.
"13 pertandingan di Liga Inggris dalam pengalaman saya sangatlah terasa panjang. Mereka (tim pesaing) hidup untuk bertarung dan mereka memberikan segalanya untuk melakukan persiapan," ungkap Pep.