• Info DPR

Kementerian PU Diminta Percepat Pembangunan Pintu Tol Akses Whoosh Karawang

Agus Mughni Muttaqin | Rabu, 04/02/2026 22:15 WIB
Kementerian PU Diminta Percepat Pembangunan Pintu Tol Akses Whoosh Karawang Anggota Komisi V DPR RI Mori Hanafi. Foto: dpr/katakini

JAKARTA - Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai NasDem, Mori Hanafi, meminta Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk segera mempercepat pembangunan pintu tol akses menuju Stasiun Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) (Whoosh) untuk  Karawang.

Menurut dia, keberadaan stasiun strategis nasional tersebut akan kurang optimal tanpa dukungan akses jalan tol yang memadai.

Politikus NasDem itu menyatakan, proyek akses tol Stasiun KCJB Karawang merupakan bagian dari proses strategis nasional yang seharusnya mendapat perhatian dan percepatan pelaksanaan.

“Kami mohon perhatian Pak Menteri, atensi untuk Whoosh Karawang. Kajian sebenarnya sudah ada dan ini juga pernah kami tinjau langsung,” kata Mori dalam Rapat Kerja Komisi V DPR RI bersama Menteri PU, Rabu (4/2).

Menurut dia, kebutuhan pembebasan lahan untuk pembangunan pintu tol akses Stasiun KCJB Karawang diperkirakan hanya sekitar 30 hektare, dengan nilai anggaran sekitar Rp164 miliar.

Dengan skala pembebasan lahan yang relatif terbatas tersebut, Mori menilai tidak ada alasan untuk menunda pembangunan akses tol Karawang tersebut.

"Peninjauan lokasi sebelumnya dilakukan bersama pimpinan Komisi V DPR RI, sehingga secara perencanaan proyek tersebut dinilai sudah cukup matang untuk segera dieksekusi," ujarnya.

Mori menuturkan, bila keberadaan stasiun KCJB Karawang akan kehilangan nilai strategis apabila tidak terhubung langsung dengan jaringan jalan tol.

Menurutnya, akses tol dinilai menjadi kunci utama untuk mendukung mobilitas penumpang, meningkatkan minat masyarakat menggunakan kereta cepat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan sekitar.

“Buat apa ada Stasiun Karawang WUS kalau tidak ada akses pintu tolnya,” terangnya.

Komisi V DPR RI berharap Kementerian PU dapat segera mengambil langkah konkret untuk mempercepat proses perencanaan hingga pembangunan pintu tol tersebut.

Dengan tersedianya akses yang terintegrasi, Stasiun KCJB Karawang diharapkan mampu berfungsi optimal sebagai simpul transportasi nasional dan penggerak ekonomi wilayah Jawa Barat.

"Saya ingin pemerintah memastikan proyek akses tol ini selaras dengan pengembangan infrastruktur pendukung KCJB lainnya agar manfaat kereta cepat dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat," tutupnya.