Badan Narkotika Nasional (Foto: BNN)
JAKARTA - Badan Narkotika Nasional (BNN) membongkar 773 kasus terkait narkotika sepanjang 2025. Dari ratusan kasus itu, terungkap 63 sindikat narkoba jaringan nasional dan internasional.
Hal itu diutarakan Kepala BNN Komjen Suyudi Ario dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (3/2). Menurut dia, ada 7 jaringan narkoba internasional yang diungkap BNN pada 2025.
"Kami telah mengungkap 773 kasus tindak pidana narkoba dan psikotropika, termasuk di dalamnya membongkar 63 jaringan peredaran terorganisir yang terdiri dari 56 jaringan sindikat narkotika nasional dan 7 jaringan sindikat internasional," kata Suyudi.
Mantan Kapolda Banten ini mengungkapkan bahwa total ada 1.214 tersangka ditangkap BNN dalam pengungkapan kasus itu. Barang bukti yang disita adalah sabu, ganja, hingga kokain.
"Mengamankan sebanyak 1.214 tersangka, dari pengungkapan kasus tersebut BNN telah menyita sejumlah barang bukti narkotika, di antaranya sabu seberat 4,01 ton. 2,19 ton ganja, 2,06 ton ganja sintesis. Pil ekstasi sebanyak 365 ribu butir, kokain seberat 4,7 kilo, serta ketamin seberat 1,2 ton," katanya.
Suyudi juga mengungkapkan bahwa BNN telah memusnahkan belasan hektare ladang ganja sepanjang 2025.
"BNN juga telah memusnahkan 12,78 hektare ladang ganja pada 14 operasi dengan berat tanaman ganja basah mencapai 109,8 ton atau 224.500 batang," tandasnya.