• News

Lestari Moerdijat Dorong Implementasi Budaya Sekolah Aman dan Nyaman

Agus Mughni Muttaqin | Rabu, 14/01/2026 19:32 WIB
Lestari Moerdijat Dorong Implementasi Budaya Sekolah Aman dan Nyaman Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat (Foto: Humas MPR)

JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI sekaligus Anggota Komisi X DP RI Lestari Moerdijat mengatakan, upaya membangun budaya sekolah aman dan nyaman melalui sejumlah kebijakan harus diikuti pemahaman yang kuat dari pihak-pihak terkait yang akan melaksanakan kebijakan tersebut.

“Kehadiran peraturan untuk mendorong terbangunnya budaya sekolah yang aman dan nyaman merupakan langkah strategis untuk mewujudkan generasi penerus bangsa yang berkarakter dan berdaya saing di masa depan,” kata Lestari Moerdijat, dalam keterangan tertulis, Selasa (13/1).

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, Senin (12/1), mengatakan bahwa pihaknya telah menerbitkan Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman.

Peraturan tersebut lebih menekankan pada upaya yang lebih humanis, komprehensif, dan partisipatif dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman.

Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) mencatat tingginya kasus kekerasan di satuan pendidikan selama Januari–Desember 2025.

Berdasarkan data pengaduan yang diterima FSGI dan media, tercatat 60 kasus kekerasan yang terjadi di lingkungan pendidikan. Jumlah itu naik signifikan dibandingkan 2024 yang hanya 36 kasus, serta 15 kasus pada 2023.

Menurut Rerie, sapaan akrab Lestari Moerdijat, kecepatan peningkatan jumlah kasus kekerasan tersebut harus segera diimbangi dengan pelaksanaan sejumlah kebijakan yang mampu mencegahnya.

Dia berpendapat bahwa hadirnya Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 tentang budaya sekolah aman dan nyaman harus menjadi perhatian serius para pemangku kepentingan di tingkat pusat dan daerah untuk menerapkan sejumlah kebijakan itu dengan baik.

Rerie mendorong agar terbitnya Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 segera diikuti langkah sosialisasi yang masif kepada pihak-pihak terkait agar implementasi kebijakan tersebut sesuai dengan yang direncanakan.

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu berharap budaya sekolah aman dan nyaman dapat segera terwujud sebagai bagian dari proses pembangunan sumber daya manusia (SDM) nasional yang memiliki karakter kuat dan berdaya saing di masa depan.