Rider andalan Ducati Fransesco Bagnaia. (Foto: sportstars.id)
JAKARTA - Pembalap Ducati Francesco Bagnaia mengaku masihbelum puas pada teknik start-nya. Ia merasa pada beberapa balapan terakhir MotoGP teknik start-nya jauh dari memuaskan.
Pembalap yang akrab disapa Pecco itu mengatakan masalah ini dialaminya setelah Grand Prix (GP) Aragon pada 1 September lalu.
Terbaru, Pecco mengalami masalah start pada balapan utama MotoGP Indonesia di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Minggu (29/9/2024).
Hal ini membuatnya kesusahan meladeni pace kecepatan pembalap rombongan depan yang dipimpin Jorge Martin, sebelum kemudian ia menyegel posisi ketiga sebagai finis terbaiknya.
“Dan dalam tiga Grand Prix terakhir dari Aragon, empat Grand Prix itu, saya memulainya setiap saat dengan cara yang berbeda dan setiap saat buruk. Jadi sekali lagi, hari ini berbeda dari kemarin,” kata pembalap asal Italia itu, dikutip dari laman resmi MotoGP, Senin (30/9/2024).
“Beruntungnya saya tidak kehilangan terlalu banyak posisi, namun saya agak terlalu berhati-hati di lap pertama dan saya kehilangan posisi,” tambahnya.
Hasil balapan di Mandalika Pecco berada di posisi kedua dengan 345 poin, terpaut 21 poin dari Martin yang ada di puncak klasemen dengan lima seri tersisa.
Setelah Mandalika, pada pekan ini, MotoGP akan beralih di Sirkuit Motegi, Jepang.