• News

Serangan Rudal Rusia Guncang Kyiv, Instalasi Air dan Stasiun Metro Rusak

| Senin, 02/09/2024 21:05 WIB

Serangan Rudal Rusia Guncang Kyiv, Instalasi Air dan Stasiun Metro Rusak Sebuah ledakan setelah serangan rudal Rusia terlihat di langit di atas kota selama serangan rudal Rusia, di Kyiv, Ukraina 2 September 2024. REUTERS

KYIV - Ledakan keras mengguncang ibu kota Ukraina, Kyiv, Senin pagi saat Rusia meluncurkan rentetan rudal, yang memicu kebakaran dan merusak rumah serta infrastruktur, kata para pejabat.

Warga di seluruh kota terbangun oleh serangkaian ledakan cepat dan suara rudal pertahanan udara yang melesat ke langit untuk mencegat target.
Angkatan udara mengatakan telah menghancurkan 22 dari 35 rudal dan 20 dari 23 pesawat nirawak serang. Mereka mencantumkan beberapa jenis rudal jelajah dan balistik yang digunakan oleh Rusia.

Peringatan serangan udara berbunyi di seluruh Ukraina selama hampir dua jam sebelum angkatan udara menyatakan langit cerah pada pukul 6:30 pagi (0330 GMT). Negara tetangga anggota NATO, Polandia, mengaktifkan pesawat Polandia dan sekutu untuk menjaga wilayah udaranya tetap aman selama serangan.

Pengeboman besar-besaran, seminggu setelah Rusia melancarkan serangan udara terbesarnya di Ukraina sejak perang skala penuh dimulai pada awal tahun 2022, bertepatan dengan kembalinya banyak anak ke sekolah.

Yevheniia, seorang ibu berusia 33 tahun, berusaha untuk tetap tegar saat mengantar putrinya yang berusia 6 tahun, Margo, ke hari pertama sekolahnya.
Momen ini dirayakan di Ukraina, seperti halnya di Rusia, dengan para orang tua membeli karangan bunga besar untuk anak-anak mereka yang masih kecil.

"Tangannya gemetar, kami terbangun. Apartemen kami mulai berbau asap, tetapi kami tetap harus pergi ke sekolah, kan? Kami orang Ukraina," katanya, sementara putri kecilnya mengangguk.

Sebuah rumah ketel uap di pabrik air Kyiv rusak sebagian, demikian pula pintu masuk ke stasiun metro yang berfungsi ganda sebagai tempat perlindungan bom di distrik Svyatoshynksyi, kata Wali Kota Kyiv Vitali Klitschko di Telegram, meskipun stasiun tersebut masih beroperasi.

Distrik tersebut merupakan rumah bagi sejumlah universitas dan sekolah.
Serangan tersebut melukai tiga orang, kata otoritas militer kota, seraya menambahkan bahwa dua dari mereka dibawa ke rumah sakit.

Mobil-mobil dibakar di seluruh kota serta di sebuah bangunan non-perumahan di distrik Shevchenkivskyi, kata wali kota Klitschko.

Layanan darurat bergegas ke beberapa lokasi, termasuk distrik Svyatoshynskyi, Solomyanskyi, dan Holosiivskyi, tempat puing-puing jatuh dari rudal yang hancur.
Distrik Solomyanskyi adalah rumah bagi stasiun kereta api utama dan bandara utama Kyiv. Distrik Svyatoshynskyi yang bersejarah berada di tepi barat kota, sementara Holosiivskyi berada di barat daya.

Kateryna, 34, datang ke pasar di Svyatoshyno untuk membeli bunga bagi anaknya yang mulai bersekolah.
"Beberapa penjual bunga sudah ada di sini sejak pukul lima pagi, mereka harus berhenti dan bersembunyi," katanya.

Sebuah pusat Islam juga rusak parah dalam serangan itu, kata pemimpin Tatar Krimea Refat Chubarov di Telegram.

Jurnalis Reuters di Kyiv mendengar serangkaian ledakan keras dari apa yang terdengar seperti pekerjaan unit pertahanan udara, beberapa di daerah pusat.
Senin lalu, Rusia menembakkan lebih dari 200 rudal dan pesawat nirawak ke Ukraina, menewaskan tujuh orang dan menyerang fasilitas energi di seluruh negeri dalam apa yang disebut Kyiv sebagai serangan "paling masif" dalam perang tersebut.

Rusia membantah telah menargetkan warga sipil dalam perang yang telah berlangsung selama 30 bulan tersebut.