• News

Jelang Pilkada Serentak, Lemhanas Petakan Daerah Rawan Konflik

Eko Budhiarto | Rabu, 10/07/2024 19:47 WIB
Jelang Pilkada Serentak, Lemhanas Petakan Daerah Rawan Konflik Lemhanas tengah memetakan daerah rawan konflik menjelang Pilkada Serentak 2024

JAKARTA - Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI Letjen TNI Eko Margiyono mengatakan, pihaknya tengah memetakan daerah-daerah yang rawan konflik atau gangguan dalam pelaksanaan Pilkada 2024.

"Terkait pilkada serentak yang akan dilaksanakan di bulan November nanti kami sudah memotret mana daerah-daerah yang rawan. Kami petakan," kata Eko usai menghadiri acara Kuliah Umum Wakil Presiden Maruf Amin kepada Peserta Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LXVI dan LXVII 2024, di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Rabu (10/7/2024).

Menurut Eko, Lemhannas memiliki laboratorium pengukuran ketahanan nasional, untuk mengukur ketahanan di bidang pertahanan dan keamanan.

Dia menyampaikan hasil pemetaan Lemhannas terkait daerah rawan konflik dalam penyelenggaraan pilkada, tidak untuk konsumsi atau dipublikasi ke publik, melainkan hanya disampaikan langsung kepada Presiden dan Wakil Presiden.

"Sekarang kita belum (serahkan ke Presiden dan Wakil Presiden). Karena ini kan kita masih belum selesai melakukan kajian-kajiannya dan pengukuran-nya, karena itu kan harus up to date, karena sebagai contoh nanti kita akan coba melihat timing yang pas kapan kita bisa ukur secara pasti," jelas dia.

Dia juga menekankan bahwa dinamika di masing-masing daerah sangat dinamis. Tingkat kerawanan yang terjadi di suatu daerah hari ini, belum tentu sama pada keesokan hari.

Selain itu, pasangan calon yang berkompetisi hingga terpilih di masing-masing daerah juga akan mempengaruhi tingkat kerawanan.

"Oleh karena itu kita juga memotretnya harus secara komprehensif," ucapnya.

Lebih jauh Eko menyampaikan pihaknya juga telah bersinergi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI dengan melaksanakan MoU. Menurutnya, terkait pemilu legislatif Lemhannas mendapatkan tugas untuk memberikan pembekalan dan pemantapan nilai-nilai kebangsaan bagi anggota DPR RI dan DPD RI terpilih.

"Lima tahun yang lalu kami hanya memberikan kepada anggota DPR RI yang terpilih. Namun, di tahun ini DPD RI juga ikut diprogramkan meskipun kegiatannya terpisah," ujarnya.

Pembekalan untuk anggota DPR RI terpilih akan dilaksanakan September 2024, sementara bagi anggota DPD RI terpilih pada Oktober 2024 usai pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih.

 

FOLLOW US