• Cek Fakta

Indonesia Negara Terkorup di Dunia usai Rafael Alun Korupsi Rp3000 T, Benarkah?

Tim Cek Fakta | Kamis, 02/05/2024 20:50 WIB
Indonesia Negara Terkorup di Dunia usai Rafael Alun Korupsi Rp3000 T, Benarkah? Salah! Indonesia Negara Terkorup di Dunia usai Rafael Alun Korupsi Rp3000 T. (Foto: Tangkapan layar/Tim cek fakta)

JAKARTA - Sebuah unggahan di media sosial TikTok menyebut bahwa Indonesia kini menjadi Negara terkorup no. 1 di dunia, usai Mantan pejabat Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan, Rafael Alun Trisambodo korupsi uang senilai Rp. 3000 triliun.

Konten yang mengeklaim Indonesia kini jadi Negara terkorup no 1 di dunia, setelah Rafael Alun terlibat korupsi Rp 3000 triliun itu, salah satunya dibagikan di TikTok oleh akun ini pada Sabtu 20 April 2024.

“Fakta. Tau nggak kalau setelah orang ini menggelapkan uang negara senilai Rp. 3000 T, Indonesia sekarang menjadi pemegang rekor Negara terkorup no 1 di dunia,” demikian narasi yang dicantumkan dalam video berdurasi 29 detik itu.

Akun tersebut juga menuliskan caption “pemegang rekor #fakta #korupsi3000t #rafaelalun #korupsi #fyp”.

Lantas, benarkah klaim tersebut?

Hasil Verifikasi dan Penjelasan

Sebelumnya, jagat maya sempat dihebohkan dengan sebuah unggahan yang menyebut bahwa Rafael Alun Trisambodo terlibat korupsi Rp3000 triliun, yang mengalir ke 25 artis.

Namun, berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Katakini.com, konten tersebut tidak benar atau salah alias hoaks.

Fakta tersebut juga secara tidak langsung membantah klaim yang menyebut bahwa Indonesia menjadi Negara terkorup no. 1 di dunia, usai Rafael Alun korupsi Rp 3000 triliun.

Selain itu, hingga berita ini dimuat, tidak ditemukan informasi terpercaya yang menyebut bahwa Indonesia kini menjadi Negara terkorup no. 1 di dunia.

Adapun terkait data rangking atau urutan Negara yang diindikasikan sebagai Negara terkorup di dunia di antaranya dapat dilihat dari lembaga survey yang terbiasa merilis mengenai data tersebut.

Salah satu lembaga atau organisasi yang biasa merilis data survey indeks persepsi korupsi (Corruptioon Perception Index) atau Indeks Persepsi Korupsi (IPK) tingkat dunia adalah Transparency International (TI).

Dalam salah satu publikasi tahunannya, TI mengeluarkan survey yang mengurutkan 180 negara di dunia berdasarkan tingkat IPK, yakni persepsi atau anggapan masyarakat mengenai korupsi yang terjadi pada jabatan publik dan politik.

TI dalam survei terbarunya atau terakhir kali dirilis, yang diunggah pada 30 Januari 2024, menyebut bahwa Somalia menempati urutan pertama Negara yang terindikasi sebagai negara terkorup di dunia.

Dalam survey TI, skor IPK Somalia hanya 11 poin. Peringkat Somalia tak berubah dari 2022, bahkan capaian skornya justru turun dari sebelumnya sebesar 12 poin.

Adapun IPK Indonesia, dalam survey TI tercatat sebesar 34 poin dari skala 0-100 poin pada 2023. Skor ini stagnan sejak 2022. Di tingkat dunia, capaian itu membuat Indonesia menduduki rangking ke-115 dari 180 negara yang disurvey. Ini berarti skor Indonesia lebih buruk dari standar global.

Kesimpulan

Dengan demikian, video narasi yang mengeklaim Indonesia menjadi negara terkorup no 1 di dunia, usai Rafael Alun korupsi senilai Rp 3000 triliun adalah SALAH atau hoaks.

Faktanya, berdasarkan data survey TI yang diunggah pada 30 Januari 2024, tercatat Negara yang terindikasi sebagai Negara terkorup no 1 di dunia adalah Somalia, bukan Indonesia.