Anak-anak Palestina berjalan melewati sebuah rumah yang rusak akibat serangan Israel, di Rafah, di selatan Jalur Gaza, 1 Mei 2024. REUTERS
JERUSALEM - Para menteri penting Israel akan bertemu pada Kamis untuk membahas usulan gencatan senjata di Gaza untuk membebaskan beberapa sandera yang ditahan oleh Hamas, serta prospek penyisiran tentara di ujung selatan daerah kantong yang dipenuhi pengungsi Palestina. kata sumber pemerintah.
Kabinet perang Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk sementara dijadwalkan bertemu pada pukul 18.30 (15.30 GMT), diikuti oleh kabinet keamanan yang lebih luas, kata sumber itu. Israel umumnya tidak mempublikasikan informasi mengenai sesi kedua kelompok tersebut.
Israel menunggu tanggapan dari Hamas mengenai tawaran gencatan senjata terbaru, yang diajukan oleh mediator Mesir, yang akan membebaskan beberapa orang yang ditangkap oleh faksi Palestina dalam serangan lintas batas 7 Oktober yang memicu perang Gaza.
Upaya-upaya di masa lalu terhenti karena permintaan Hamas akan komitmen untuk mengakhiri perang oleh Israel, yang bersikeras untuk melanjutkan serangan yang kini telah berlangsung hampir tujuh bulan untuk membubarkan faksi tersebut.
Israel juga menggambarkan akan segera terjadi serangan ke Rafah, di perbatasan selatan Gaza dengan Mesir, yang digambarkan sebagai benteng terakhir Hamas. Rafah adalah rumah sementara bagi sekitar satu juta pengungsi Palestina, yang nasibnya mengkhawatirkan komunitas internasional.
Meskipun Israel mengatakan pihaknya akan berupaya memastikan evakuasi warga sipil yang aman dari Rafah, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken yang sedang berkunjung mengatakan pada hari Rabu bahwa ia belum melihat rencana tersebut.