• News

Israel Sudah Lakukan Sembilan Pembantaian dalam 24 Jam Terakhir

| Minggu, 18/02/2024 13:35 WIB

Israel Sudah Lakukan Sembilan Pembantaian dalam 24 Jam Terakhir Seorang warga Palestina berjalan di lokasi serangan Israel di Rafah, selatan Jalur Gaza, 17 Januari 2024. Foto: Reuters

JAKARTA - Genosida yang dilakukan tentara Israel terhadap warga Gaza, Palestina masih terus berlanjut. Dalam 24 jam terakhir, Israel telah membantai sembilan keluarga di jalur Gaza.

Hal tersebut mengakibatkan 83 orang tewas. Jumlah itu bertambah menjadi 28.858 orang sejak 7 Oktober 2023.

"Pendudukan Israel selama 24 jam terakhir melakukan sembilan pembantaian terhadap keluarga di Jalur Gaza, menyebabkan 83 orang syahid dan 125 orang terluka," kata dilansir dari Anadolu Agency, Minggu (18/2).

Dalam laporan kantor media pemerintah Gaza, 12.660 anak-anak dan 8.570 wanita dewasa tewas dalam serangan tersebut. Otoritas kesehatan Palestina juga menyebut serangan Israel telah melukai 68.677 orang.

Selain itu, masih ada sekitar 7.000 orang yang tertimbun reruntuhan atau hilang di Gaza. Pemboman tentara Israel telah menghancurkan total 70.000 rumah dan merusak 290.000 rumah.

"Banyak orang masih terjebak di bawah reruntuhan dan di jalan karena tim penyelamat tidak dapat menjangkau mereka," tambah pernyataan tersebut.

Terlebih, 340 petugas layanan kesehatan dan 46 petugas pertahanan sipil tewas dalam serangan Israel yang menargetkan sektor layanan kesehatan. Sekitar 130 jurnalis juga tewas akibat serangan Israel di daerah tersebut.

PBB menyebut perang Israel di Gaza telah menyebabkan 85 persen penduduk wilayah tersebut mengungsi di tengah kekurangan makanan, air bersih, dan obat-obatan, sementara 60 persen infrastruktur di wilayah tersebut telah rusak atau hancur.

Israel dituduh melakukan genosida di Mahkamah Internasional. Keputusan sementara pada bulan Januari 2024 memerintahkan Tel Aviv untuk menghentikan tindakan genosida dan mengambil tindakan untuk menjamin bahwa bantuan kemanusiaan diberikan kepada warga sipil di Gaza.

Serangan Israel ke Gaza itu dilakukan usai Hamas melakukan serangan dadakan pada 7 Oktober 2023. Serangan Hamas ke Israel itu menewaskan sekitar 1.200 orang dan menyebabkan ratusan orang lainnya disandera.