Ramadan bukan sekadar tentang menahan lapar dan dahaga di siang hari, melainkan juga tentang bagaimana seorang hamba menghidupkan malam-malamnya.
Secara hakikat keduanya tetap termasuk qiyamul lail, seorang yang melaksanakan tarawih di awal malam kemudian tidur dan bangun lagi untuk shalat di akhir malam.