Sentimen pengambilan risiko (risk-on) mengangkat indeks saham AS pada Senin (16/11) dan mendorong imbal hasil pada obligasi pemerintah AS 10-tahun.
Sementara rebound ekonomi Jepang pada periode Juli-September mendorong sentimen para investor.
Pemilu presiden AS dengan perbedaan kemenangan yang tipis itu
Sebanyak 18 saham dari 30 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen Indeks DAX 30 berhasil meraih keuntungan, 10 saham mengalami kerugian dan dua saham diperdagangkan tidak berubah.
Sementara para ekonom memperingatkan bahwa itu hanya data satu bulan dan bahwa masih banyak risiko membayangi jalan panjang menuju pemulihan sepenuhnya.
Dari 30 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks DAX 30, sebanyak 27 saham berhasil membukukan keuntungan dan hanya tiga saham mengalami kerugian.
Saham-saham AS ditutup lebih rendah pada hari Kamis dengan Indeks Dow Jones turun lebih dari 100 poin.
Indeks S&P 500 merosot 22,94 poin atau 0,8 persen menjadi 2.829,56. Indeks Komposit Nasdaq menurun 84,16 poin atau 0,94 persen menjadi 8.859,56.
Dari 30 saham perusahaan-perusahaan unggulan yang tergabung dalam komponen indeks DAX 30 seluruhnya mencatat kerugian.
Perusahaan penyedia teknologi internet global dan jasa keuangan Wirecard kehilangan 5,03 persen, menjadi pencetak kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips.
Diikuti oleh saham perusahaan minyak dan gas Inggris-Belanda Royal Dutch Shell yang merosot 7,05 persen.
Aksi jual besar-besaran pada awal perdagangan memicu pemutus sirkuit yang jarang digunakan, dan perdagangan dihentikan selama 15 menit