Menurut Amalia, surplus pada Maret 2025 lebih ditopang surplus komoditas non migas sebesar USD6 miliar
Surplus ini berasal dari nilai ekspor yang mencapai US$ 21,98, sementara impor tercatat sebesar US$ 18,86 miliar pada periode yang sama
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pada Juni 2024 ini, neraca Perdagangan Indonesia kembali catatkan surplus USD 2,39 Miliar.