Kapal selam ini serupa dengan KRI Nanggala-402 yang tenggelam di perairan Bali beberapa waktu lalu.
Korporasi berencana mengekspor kapal perang ke sejumlah negara di Asia Tenggara dan Afrika.
Produksi kapal perang pada 2018 meningkat dibandingkan dua tahun sebelumnya.