Krisis di Timur Tengah yang mengakibatkan terhentinya pasokan minyak dan gas melalui Selat Hormuz memicu langkah cepat dari Jepang dan AS.
Sebuah tragedi medis dilaporkan terjadi di Rumah Sakit Anak Prefektur Saitama, Jepang.
Kapal itu mengangkut sekitar 3.700 penumpang dan awak dan total 273 orang di dalamnya sedang diuji untuk virus itu.