UII memiliki fakultas yang kuat serta pusat studi konstitusi yang relevan dengan kebutuhan MPR saat ini. Kolaborasi ini sangat penting untuk mendukung pelaksanaan tugas-tugas konstitusional
Ketua Badan Pengkajian MPR RI, Prof. Dr. Yasonna H. Laoly, menjelaskan bahwa kajian mengenai kedaulatan rakyat telah dilakukan di berbagai daerah, seperti Jakarta, Surabaya, dan Medan
Ada yang baru, yang baru itu seperti yang disebutkan yang terakhir. Kalau tujuannya adalah untuk kajian, itu tidak dipidana
Badan Pengkajian Kelompok III MPR RI menggelar FGD sebagai upaya memperdalam kajian terhadap dinamika penyelenggaraan pemerintahan daerah dan desa dalam sistem ketatanegaraan Indonesia
Badan Pengkajian MPR: Sistem Pertahanan dan Keamanan Harus Mengakomodir Kemajuan Siber
Wakil Ketua Badan Pengkajian MPR RI, Dr. Benny K. Harman, menyampaikan bahwa Pasal 30 UUD 1945 saat ini masih menggunakan paradigma lama
Wakil Ketua Badan Pengkajian MPR RI, Tifatul Sembiring, mengatakan bahwa UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 bukan teks yang tidak dapat disentuh
Desentralisasi sejatinya memiliki tiga tujuan utama: politik, ekonomi, dan administratif.
Setjen MPR RI dan Universitas Gadjah Mada (UGM) sepakat melakukan kerja sama penguatan kajian Ketatanegaraan melalui penandatangan Nota Kesepahaman Bersama (MoU)
Rapat Pleno, Badan Pengkajian MPR Bentuk Dua Tim Perumus PPHN
Taufik Basari mengatakan K3 MPR akan memperdalam kajian-kajian yang berkaitan dengan kepentingan negara dan Masyarakat
Ibas Harap Badan Pengkajian MPR Bawa Perubahan Bagi Kemajuan Bangsa dan Negara
Negara-negara lain kerap memandang Papua yang tidak sesuai dengan konteks keindonesiaan.
Pembentukan lembaga negara independen ini berfungsi untuk memastikan pemerintah bertindak sesuai dengan peraturan dan kebijakan yang telah ditetapkan
Bamsoet dorong kajian soal Utusan Golongan segera dirampungkan
Kajian program strategik ini terdiri dari beberapa kegiatan diantaranya adalah Forum Group Discussion (FGD), pengumpulan data dan site survey
MUI Lakukan Kajian Komprehensif Ganja Medis dari Perspektif Agama
Kedepanlan Langkah Antisipatif Menghadapi Bencana Untuk Menekan Potensi Korban
Sekarang ada pilar kelima, yakni para akademisi yang jujur, obyektif dan cinta bangsa. Jika mereka ikhlas dan obyektif berpikir tentang bangsa dan untuk bangsa, saya yakin pilar ini akan menjadi penyeimbang empat pilar demokrasi yang ada saat ini.