H+2 Lebaran, 685.079 Kendaraan Kembali ke Jabotabek
H+1 Idul Fitri, 455.994 Kendaraan Kembali ke Jabotabek
Hingga H+2 Lebaran, 2,1 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabotabek
H-8 Lebaran, 459.147 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek
H-9 Lebaran, 325.073 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek
Hari Pertama 2025, Sebanyak 179.576 Kendaraan Kembali ke Jabotabek
Libur Tahun Baru, 426 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek
Volume Lalin Meningkat. 490.621 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek
Libur Maulid, 627 Ribu Lebih Kendaraan Tinggalkan Jabotabek
Hingga H+7 Lebaran, Sebanyak 1,7 Juta Kendaraan Telah Kembali ke Jabotabek
Total volume lalin yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini meningkat sebesar 33,17 persen jika dibandingkan lalin normal (dari 414.410 kendaraan
H-8 Lebaran, 158 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek
Hingga H+1 Natal, 338 Ribu Kendaraan Kembali ke Jabotabek
Hingga H-1 Natal, 1,1 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabotabek
H-7 Natal, 137 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek
Kami mencatat total 2 juta kendaraan meninggalkan Jabotabek pada H-10 s.d H1, atau pada 22 April-2 Mei 2022.
Total volume lalin yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini turun 7,8%.
Angka tersebut merupakan kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat Gerbang Tol (GT) Barrier/Utama.
Terdapat satu orang yang reaktif COVID-19.
Wilayah Jabodetabek bisa mengalami krisis daging sapi berkepanjangan jika tidak disikapi dengan solusi jangka panjan.