Di tengah kenaikan IHSG, ada lima saham yang catat lonjakan di atas kinerja IHSG alias masuk jajaran Top Gainers, berikut daftarnya
BEI mencatat rata-rata frekuensi harian mencapai 3,06 juta kali transaksi, naik dari pekan sebelumnya yang berada di angka 2,73 juta kali
Tim SAR gabungan menyatakan sebanyak 83 kantong jenazah korban bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, berhasil dievakuasi hingga hari ke-10 operasi pencarian
Kami masih memiliki tanggung jawab untuk menyelesaikan (pencarian) sisa korban yang belum ditemukan
Pesawat ATR 42-500 yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak ditemukan di Puncak Bukit Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan
Peringkat pertama jajaran Top Losers ditempati oleh saham PT Bumi Benowo Sukses Sejahtera Tbk (BBSS), terjun bebas sebesar 27,04%
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melaju kencang pada periode perdagangan 12-15 Januari 2026
Penutupan perdagangan awal pekan, Senin (12/1/2026), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) berakhir di zona merah
Meski IHSG menguat signifikan, namun deretan saham ini justru jadi pemberat dan masuk jajaran Top Losers pekan ini
IHSG periode 29-30 Desember 2025 dan 2 Januari 2026 menduduki level 8.748. Lonjakan indeks itu, ditopang menguatnya saham sejumlah emiten
Data perdagangan BEI periode 29-30 Desember 2025 dan 2 Januari 2026 menunjukkan IHSG menduduki level 8.748
Polres Metro Jakarta Pusat mengerahkan sebanyak 1.825 personel gabungan untuk mengawal aksi unjuk rasa yang digelar Apdesi di kawasan Monas
Polres Metro Jakarta Pusat akan mengerahkan 2.511 personel gabungan untuk mengawal jalannya Reuni Akbar 212 di kawasan Monas
Sejak awal tahun, IHSG tercatat menguat persen 1.186,74 persen (year to date) atau 16,76 persen ke posisi 8.266,53
Sebanyak 3.379 personel gabungan TNI maupun Polri bakal diterjunkan untuk mengamankan sidang paripurna hak angket di DPRD Pati, Jumat
Ada Demo di Jakarta, 1.743 Personel Gabungan Dikerahkan
Sebanyak 8.340 personel gabungan dari TNI, Polri dan Pemda DKI dikerahkan untuk mengawal aksi unjuk rasa oleh petani dan juga elemen masyarakat lainnya di sejumlah lokasi di Jakarta
Sebanyak 5.369 personel gabungan dari TNI, Polri dan Pemda DKI dikerahkan untuk mengawal jalannya unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR.