BEI kembali melakukan pembekuan sementara perdagangan saham atau trading halt, 30 menit setelah pembukaan sesi
IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat diperkirakan masih berada dalam tekanan.
Penutupan perdagangan awal pekan, Senin (12/1/2026), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) berakhir di zona merah
Data perdagangan BEI periode 29-30 Desember 2025 dan 2 Januari 2026 menunjukkan IHSG menduduki level 8.748
Penggalangan dana secara rata-rata di pasar modal sepanjang 2025 mengalami lonjakan yang cukup tajam hingga mendekati angka Rp300 triliun
Total penggalangan dana tembus Rp278 triliun sepanjang tahun, ada 26 emiten baru yang melantai dengan total Rp28 triliun
Data ini meningkat sebesar 34,8 persen atau 5.170.726 SID dari posisi 14.871.639 SID pada penutupan tahun 2024
Direktur Utama BEI Iman Rachman menjelaskan, penyederhanaan digit rupiah akan berpengaruh langsung terhadap struktur harga saham di pasar
Total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat sepanjang 2025 mencapai 160 emisi dari 75 emiten dengan nilai Rp 187,10 triliun
Capaian tersebut berlangsung seiring membaiknya sentimen global dan kuatnya perekonomian nasional
Sejak awal tahun, IHSG tercatat menguat persen 1.186,74 persen (year to date) atau 16,76 persen ke posisi 8.266,53
Revisi itu berkaitan dengan baru adanya sebanyak 23 perusahaan yang menggelar IPO di pasar modal Indonesia per 29 Oktober 2025
Pendapatan ditargetkan mencapai Rp1,94 triliun pada 2026, atau tumbuh 9,54 persen (yoy)
Ketiga saham milik emiten tersebut kena suspensi karena mengalami peningkatan harga kumulatif secara signifikan
Laporan keuangan tahun buku 2024 sebanyak 703 emiten, secara akumulatif terjadi pertumbuhan aset sebesar 6,31 persen year on year (yoy)
Bursa Saham Thailand Hentikan Perdagangan setelah Gempa Myanmar
Otoritas Pasar Modal Indonesia, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) lakukan trading halt atau pembekuan sementara karena Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot di atas 5% ke level 6.146.
Manajemen Bank Muamalat telah berkomitmen kepada investor publik mengenai rencana pencatatan saham beberapa waktu sebelumnya
Berikut Lima Besar Saham Paling Cuan Pekan Ini
Sejalan dengan IHSG, Bursa Efek Indonesia (BEI) catatkan lima saham yang naik cukup signifikan sepanjang jalannya bursa saham sepekan, dengan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) yang naik 67,38 persen.