BPI Danantara memproyeksikan kebutuhan dana Rp1.130 triliun, untuk merealisasikan pembangunan PLTS berkapasitas 100 gigawatt (GW) di Indonesia.
BPI Danantara terus menggenjot percepatan pembangunan infrastruktur pengisian daya (charging station) kendaraan listrik atau electric vehicle (EV).
Rosan melaporkan per 21 Maret 2025 total BUMN yang telah bergabung dengan Danantara sebanyak 844 perusahaan
Harta kekayaan terbesar yang dimiliki berupa tanah dan bangunan dengan nilai keseluruhan sebesar Rp 19,8 miliar
Sarmuji optimisme Danantara bisa menjadi pendorong penting bagi perekonomian nasional ke depan
Puan berpesan agar BPI Danantara dapat menjalankan fungsinya dengan baik, termasuk untuk menjadi katalisator peningkatan investasi
Danantara akan menjadi institusi konsolidator investasi, mendukung hilirisasi, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional