Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengatakan pemantauan pada akhir Agustus 2026 menunjukkan anomali suhu muka laut di wilayah Nino3.4 Samudra Pasifik mencapai +2,83, sedangkan indeks ENSO periode Juli-Agustus-September (JAS) berada di +2,63.
Hingga awal September, sebagian besar wilayah Indonesia masih berada pada musim kemarau, sementara hujan yang terjadi umumnya bersifat lokal dan belum mampu memperbaiki kondisi kekeringan secara merata