Muharram, bulan pertama dalam kalender Hijriyah, bukan hanya penanda tahun baru Islam, tapi juga menyimpan jejak-jejak sejarah penuh makna
Di Bengkulu, gaung tahun baru Islam tidak sekadar disambut dengan lampion penanda sukacita, melainkan melalui sebuah perayaan yang disebut Tabot
Hari Asyura merupakan hari kemenangan iman tumbangnya Firaun di Laut Merah dan selamatnya Nabi Musa AS bersama Bani Israil
Indonesia memiliki cara unik dan sakral dalam menyambut hari 10 Muharram
Hari Asyura yang jatuh pada tanggal 10 Muharram merupakan salah satu hari paling sakral dan bersejarah dalam kalender Islam.
Sosoknya dikenang sebagai cucu Rasulullah SAW yang mengabdikan hidupnya demi mempertahankan nilai-nilai keadilan, kejujuran, dan kebenaran.
Tanggal 10 Muharram atau yang lebih dikenal sebagai Hari Asyura memegang posisi yang sangat sakral dalam lini masa sejarah Islam
Memasuki bulan Muharram, umat Islam akan kembali menyambut salah satu hari paling istimewa dalam kalender Hijriah, yakni Hari Asyura yang jatuh setiap 10 Muharram
Tanggal 10 Muharram atau Hari Asyura memiliki makna penting bagi umat Islam.
Hari ke-10 Muharram atau Asyura memiliki makna yang mendalam dalam tradisi umat Islam, tidak hanya sebagai momen spiritual, tetapi juga sebagai periode penguatan sosial dan budaya
27 Juli Hari Asyura 10 Muharram, Umat Islam Mengenang Pengorbanan Husain bin Ali di Pertempuran Karbala