Kutuk Serangan Brutal Pemberontak di Mali, Ini Penjelasan Jubir Departemen Luar Negeri AS

| Senin, 06/12/2021 13:02 WIB


Amerika Serikat mengutuk keras serangan gerilyawan terhadap sebuah bus di Mali tengah, yang menewaskan sedikitnya 31 orang dan melukai 17 lainnya. Juru bicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price berbicara selama jumpa pers pada 3 Februari 2021, di Departemen Luar Negeri di Washington, DC. [JACQUELYN MARTIN / POOL / AFP

Jakarta - Amerika Serikat mengutuk keras serangan gerilyawan terhadap sebuah bus di Mali tengah, yang menewaskan sedikitnya 31 orang dan melukai 17 lainnya.

Sekelompok orang bersenjata tak dikenal pada Sabtu (4/12) menembaki bus, saat melakukan perjalanan dari desa Songho ke sebuah pasar di Bandiagara, yang berjarak 10 kilometer.

Desa-desa tersebut berada di jantung wilayah Mopti, pusat kekerasan di Mali yang dipicu oleh pemberontak yang terkait dengan Al Qaeda dan Negara Islam.

"Amerika Serikat mengutuk keras serangan terhadap warga sipil pada hari Sabtu di dekat Bandiagara, Mali, yang menewaskan 31 orang dan melukai 17 lainnya," kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Ned Price dalam sebuah pernyataan tertulis dikutip dari Reuters pada Senin (6/12).

Baca juga :
Legislator Nilai Sosok dari Kalangan Nonmiliter Tetap Miliki Peluang jadi Wamenhan

"Kami menyampaikan belasungkawa terdalam kami kepada rakyat Mali dan akan terus bermitra dengan mereka dalam mengejar masa depan yang aman, sejahtera, dan demokratis," sambung Price.

Baca juga :
Karhutla Gunung Bromo Meluas, Legislator Desak Kemenhut Gerak Cepat-Perkuat Pencegahan

Sebagaimana diketahui, serangan kelompok pemberontak melonjak di seluruh wilayah Sahel Afrika, menewaskan ribuan orang dan menggusur jutaan orang di Mali, Burkina Faso dan Niger.

Baca juga :
Israel Restui Rekonstruksi Gaza Selatan di Bawah Pengawasan Multi-Nasional
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Amerika Serikat Serangan Bus Kelompok Pemberontak Mali