Serangan Drone Hantam Pusat Data Yandex

M.Habib Saifullah | Sabtu, 10/10/2026 20:51 WIB


Serangan drone terhadap pusat data Yandex di wilayah Ryazan, Rusia, pada Kamis menyebabkan kebakaran dan memaksa fasilitas tersebut menghentikan operasionalnya Asap membubung saat petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api di pusat logistik Wildberries menyusul serangan pesawat nirawak (drone) Ukraina di wilayah Ryazan, Rusia, pada 29 Juli 2026. (ANTARA/Anadolu)

JAKARTA - Serangan drone terhadap pusat data Yandex di wilayah Ryazan, Rusia, pada Kamis menyebabkan kebakaran dan memaksa fasilitas tersebut menghentikan operasionalnya sehingga mengganggu sebagian layanan digital perusahaan di Rusia, menurut pernyataan Yandex.

Sementara itu, pihak berwenang Rusia menuding Ukraina sebagai pihak di balik serangan tersebut.

Kebakaran terjadi di pusat data Yandex di kota Sasovo setelah serangan itu, yang berdampak pada sebagian infrastruktur di fasilitas tersebut, kata Yandex, salah satu perusahaan teknologi terkemuka Rusia.

Tidak ada korban luka yang dilaporkan, namun operasi pusat data tersebut dihentikan sepenuhnya, kata pihak perusahaan.

Baca juga :
Sibuk Mengoreksi Orang Lain Hingga Lupa Cermin Diri

Para ahli sedang berupaya memulihkan sistem yang terdampak.

Baca juga :
Apresiasi Nasabah, BNI Ajak Nonton MotoGP Mandalika 2026

Di sisi lain, para pengguna di Rusia juga melaporkan gangguan sementara pada layanan internet lainnya, platform perbankan, dan jaringan telekomunikasi.

Baca juga :
Hukum Jenis Pakaian Yang Dilarang Dalam Islam
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Serangan Ukraina Pusat Data Yandex Ukraina Rusia