Gempa M 7,7 Terjang Panama Selatan, Tak Berpotensi Tsunami

M.Habib Saifullah | Sabtu, 10/10/2026 14:35 WIB


Gempa besar bermagnitudo 7,7 mengguncang Panama bagian selatan, Jumat (9/10), dengan titik gempa berada sekitar 12 kilometer barat laut Pitaloza Arriba. Ilustrasi gempa

JAKARTA - Gempa besar bermagnitudo 7,7 mengguncang Panama bagian selatan, Jumat (9/10), dengan titik gempa berada sekitar 12 kilometer barat laut Pitaloza Arriba dan di kedalaman 12,6 Km.

Lembaga Survey Geologi Amerika Serikat (USGS) awalnya menyebut gempa tersebut berkekuatan 7,6 magnitudo.

Belum ada laporan korban jiwa maupun kerusakan besar akibat gempa tersebut.

Pusat Peringatan Tsunami AS juga melaporkan tidak ada pengumuman peringatan, imbauan keamanan, maupun ancaman tsunami.

Baca juga :
Sibuk Mengoreksi Orang Lain Hingga Lupa Cermin Diri

Kedutaan Besar AS di Panama mengimbau warganya di negara tersebut untuk menghindari bangunan yang rusak, serta terus memantau informasi kedaruratan dan arahan otoritas setempat.

Baca juga :
Apresiasi Nasabah, BNI Ajak Nonton MotoGP Mandalika 2026

Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio terus memantau terkait laporan gempa bumi di Panama selatan.

"Amerika Serikat senantiasa bersama rakyat Panama. Atas permintaan pemerintah Panama, Deplu AS secara cepat mengerahkan sumber daya dan personel untuk membantu di sana," kata Rubio di platform X.

Baca juga :
Hukum Jenis Pakaian Yang Dilarang Dalam Islam

Dilaporkan secara terpisah, Bandara Internasional Tocumen dekat Panama City telah memulai kembali kegiatan penerbangan setelah penundaan sementara akibat gempa.

Pihak bandara memastikan tidak ada kerusakan yang terjadi, sembari memastikan kegiatan komersial di sana juga telah pulih.

"Kami meminta para penumpang untuk terus memeriksa status penerbangan mereka ke maskapai terkait, serta mengikuti instruksi personel bandara," kata pengelola bandara.

Guna mengantisipasi penutupan bandara di Panama, otoritas penerbangan sipil Kolombia mengaktifkan protokol dukungan kawasan dan pengelolaan jalur lalu lintas udara.

Protokol tersebut memungkinkan otoritas bandara Kolombia membuka tujuh bandara untuk menerima, mengatur, dan mengelola penerbangan yang dialihkan.

Sumber: Anadolu

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Gempa Panama Pitaloza Arriba Bencana Alam