
Warga Palestina berjalan melewati reruntuhan bangunan. REUTERS
WASHINGTON - Senator Amerika Serikat (AS) Chris Van Hollen berjanji akan menjegal usulan paket senjata senilai 2,8 miliar dolar AS dari pemerintahan Trump untuk Israel.
Ia mempertanyakan alasan uang pembayar pajak Amerika digunakan untuk mendanai aksi militer di tengah kekerasan yang terus memanas.
Dalam unggahannya di platform X, Van Hollen menyebut pemerintah AS mengirimkan "bom senilai 2,8 MILIAR dolar AS yang dibayar oleh Anda, pembayar pajak Amerika, kepada pemerintah yang dipimpin oleh buronan penjahat perang."
"Semua ini terjadi sementara Netanyahu terus mengebom Gaza dan menghalangi keadilan bagi warga Amerika yang tewas di bawah pengawasannya. Bagaimana ini bisa disebut America First (Utamakan Amerika)?" tanyanya seraya menambahkan bahwa para anggota parlemen "akan berupaya untuk menghentikannya".
Diketahui bahwa Pemerintahan Trump bersiap menjual paket amunisi berupa bom seberat 907 kilogram (2.000 pon) senilai 2,8 miliar dolar AS kepada Israel.
Paket senjata ini didanai melalui Pembiayaan Militer Asing (Foreign Military Financing)—sebuah mekanisme pendanaan dari Washington yang kemudian digunakan Israel untuk membeli senjata buatan AS.
Paket tersebut mencakup total 40.000 bom, yang terdiri dari 20.000 bom serbaguna MK-84 dan 20.000 BLU-117 (varian MK-84 berlapis termal untuk keamanan penyimpanan di laut). Kesepakatan ini juga menyertakan hulu ledak I-2000 Penetrator yang dirancang khusus untuk menghantam struktur bawah tanah yang diperkeras.
Menurut Washington Post, bom MK-84 yang dijuluki "palu" oleh pilot AS pada Perang Teluk pertama, merupakan salah satu amunisi paling merusak di gudang senjata Barat. Bom ini mampu melontarkan pecahan logam hingga ratusan meter dan sanggup menembus beton tebal.
"Bom Mark 84 buatan Amerika memiliki radius kehancuran hingga setengah mil," tulis komentator konservatif Tucker Carlson di platform X, mengutip seorang pejabat federal yang tidak disebutkan namanya. "Bom ini melepaskan gelombang panas setara suhu permukaan matahari. Bom ini dapat meruntuhkan gedung apartemen dan meninggalkan kawah sedalam 35 kaki."
Sabtu, 12/09/2026