Banyaknya Perselisihan di Akhir Zaman Menurut Islam

Anggoro Aristo Priambodo | Minggu, 02/08/2026 02:02 WIB


Menghadapi fenomena perpecahan umat sesuai petunjuk Al-Qur`an dan Sunnah. Ilustrasi perdebatan

Katakini.com - Fenomena banyaknya perselisihan dan perpecahan umat merupakan salah satu tanda kenabian yang telah diprediksikan oleh Rasulullah SAW.

Di zaman modern ini, perbedaan pendapat sering kali berubah menjadi percekcokan yang merusak tali persaudaraan sesama Muslim.

Rasulullah SAW telah mengabarkan jauh-jauh hari bahwa generasi yang hidup belakangan akan menyaksikan perselisihan yang sangat banyak.

Peringatan ini terekam jelas dalam hadist shahih Riwayat Abu Dawud dan Tirmidzi dari sahabat Irbadh bin Sariyah RA.

Baca juga :
Pentingnya Menuntut Ilmu, Simak Hadis dari Rasulullah

Nabi Muhammad SAW bersabda: "Sesungguhnya barangsiapa di antara kalian yang hidup setelahku, maka ia akan melihat perselisihan yang banyak."

Baca juga :
Nabi Diutus untuk Menyempurnakan Akhlak, Ini Maknanya

Al-Qur`an sejak awal telah melarang umat Islam bercerai-berai karena perselisihan hanya akan melemahkan kekuatan agama.

Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Anfal ayat 46: "Dan taatilah Allah dan Rasul-Nya dan janganlah kamu berbantah-bantahan, yang menyebabkan kamu menjadi gentar dan hilang kekuatanmu."

Baca juga :
Jangan Sepelekan Niat, Ini Pesan dari Hadis Nabi Muhammad

Sebagai solusi utama, Rasulullah SAW memerintahkan umatnya untuk berpegang teguh pada Sunnah beliau dan Sunnah Khulafaur Rasyidin.

Dalam potongan hadist yang sama, beliau menegaskan: "Maka wajib atas kalian berpegang teguh pada Sunnahku dan Sunnah Khulafaur Rasyidin yang mendapat petunjuk."

Umat Islam diajarkan untuk menggigit erat petunjuk tersebut dengan gigi geraham sebagai simbol kesungguhan dalam menjaga ketauhidan.

Selain itu, menyaring informasi dan tidak tergesa-gesa dalam menilai suatu masalah menjadi benteng penting agar tidak terjebak fitnah akhir zaman.

Allah SWT mengingatkan dalam Surah Al-Hujurat ayat 6 agar setiap berita yang datang dari orang fasik selalu diteliti kebenarannya.

Menjaga lisan dan menahan diri dari perdebatan yang tidak berguna adalah sikap bijak untuk merawat ukhuwah islamiyah.

Ketika terjadi perselisihan pendapat, kembalikanlah seluruh perkaranya kepada Al-Qur`an dan petunjuk Rasul-Nya dengan hati yang lapang.

Dengan berpegang teguh pada tuntunan syariat, seorang hamba akan tetap selamat di tengah gelombang fitnah perselisihan akhir zaman.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
perselisihan akhir zaman ukhuwah islamiyah perpecahan umat